Kapolda Riau Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Indragiri Hilir
Kawasan terluar di Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menerima kunjungan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam agenda Ekspedisi Merah Putih Presisi pada Jumat (31/7/2026). Dilansir dari Detikcom, kegiatan kemanusiaan yang digelar untuk menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-81 ini menjadi momen perdana kehadiran pejabat kepolisian tinggi di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan ke kawasan pesisir tersebut, Irjen Pol Herry Heryawan didampingi oleh jajarannya serta Bupati Inhil Herman untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga setempat.
Kehadiran pimpinan Kepolisian Daerah Riau ini memberikan kesan tersendiri bagi warga pesisir yang selama ini mendiami wilayah terluar.
"Alhamdulillah, umur saya sudah 54 tahun dan saya asli Kecamatan Concong, Concong Luar. Sejak lahir hingga hari ini, Bapak Jenderal lah Kapolda pertama yang sampai di kampung halaman kami," ungkap Saharudin, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Concong.
Penyerahan bantuan logistik ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat pesisir yang membutuhkan uluran tangan.
"Alhamdulillah kami masyarakat Kecamatan Concong mendapatkan anugerah yang sangat luar biasa karena dikunjungi oleh Bapak Kapolda beserta unsur pimpinan. Kami juga mendapatkan uluran tangan yang insyaallah akan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar Saharudin.
Masyarakat setempat menyampaikan harapan agar perhatian terhadap pembangunan dan kesejahteraan di kawasan pulau-pulau terluar Indragiri Hilir dapat terus berlanjut.
"Semoga uluran tangan ini membawa berkah untuk Bapak Jenderal, menjadi pahala di sisi Allah SWT, dan juga membawa berkah bagi seluruh penerimanya," kata Saharudin.
Kunjungan ini menjadi catatan bersejarah bagi warga Concong yang mengharapkan perhatian berkelanjutan dari pemerintah dan instansi terkait.
"Terima kasih, Bapak Jenderal. Semoga dengan kedatangan Bapak akan membawa berkah untuk kami semua dan menjadi sejarah yang tidak akan kami lupakan," tutur Saharudin.