Prabowo Cari Calon Gubernur Bank Indonesia Berjiwa Nasionalis

Share

Presiden Prabowo Subianto menetapkan kriteria khusus berupa rasa nasionalisme tinggi bagi calon Gubernur Bank Indonesia definitif. Kriteria tersebut disampaikan Mensesneg Prasetyo Hadi di Jawa Tengah pada Kamis, 30 Juli 2026, guna menggantikan Perry Warjiyo yang mundur sejak 25 Juli 2026.

Kekosongan pimpinan di Bank Indonesia saat ini diisi oleh Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI, sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Proses pemilihan pejabat definitif akan melewati tahap pengusulan nama oleh Presiden ke DPR untuk menjalani seleksi uji kepatuhan dan kelayakan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan kriteria utama yang dicari oleh Kepala Negara dalam menyaring kandidat pemimpin bank sentral tersebut.

"Kriteria khusus? Yang wajib adalah Merah Putih," kata Prasetyo saat berbincang bersama wartawan dalam gerbong KA Nusantara Explorer di Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026) kemarin.

Mengenai peluang Destry Damayanti untuk diusulkan secara resmi menjadi Gubernur BI definitif, Prasetyo menyerahkan penuh keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.

"(Destry disusulkan jadi Gubernur BI?) Hanya beliau yang tahu lah" jawab Prasetyo.

Sinyal mengenai potensi Destry Damayanti masuk dalam bursa pencalonan sebelumnya sempat diutarakan Presiden Prabowo Subianto. Meski demikian, keputusannya tetap bergantung pada hasil seleksi para anggota dewan di DPR.

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Prabowo Subianto menggarisbawahi pentingnya kolaborasi erat antara pihak pemerintah, Bank Indonesia, serta jajaran bank BUMN.

"Ya semua bank Himbara sekarang bersama Bank Indonesia, bersama semua unsur, kita ini harus menjadi satu tim, satu kesembilan. Kuncinya adalah kerja sama," beber Prabowo.

Sinergi yang kuat antara sektor perbankan milik negara dan bank sentral diyakini mampu mendorong pertumbuhan sektor keuangan nasional secara signifikan.

"Dengan kerja sama, dengan saling percaya, dengan saling mendukung, dengan saling mengisi, dengan saling perkuat, kita akan capai hal-hal besar. Kita sekarang, semuanya, semua adalah anak-anak Indonesia. Kita semuanya dalam satu, dalam satu keluarga besar, dalam satu kapal besar yang namanya NKRI," tegas Prabowo.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author