BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp 195 Triliun

Share

Bank Indonesia (BI) mencatat arus modal asing yang masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai Rp 195 triliun atau lebih dari US$ 10 miliar hingga Jumat (31/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Masuknya dana asing tersebut merupakan dampak dari kebijakan kenaikan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps) atau 1 persen yang diterapkan BI sejak akhir Mei 2026.

Pejabat Gubernur Sementara (PGS) BI, Destry Damayanti, menyampaikan penjelasan mengenai hasil dari kebijakan penyesuaian harga aset-aset domestik tersebut.

"Alhamdulillah dengan kami menaikkan 100 basis point atau 1% sejak di akhir bulan Mei, maka yang terjadi adalah repricing atau penyesuaian harga dari aset-aset domestik kita seperti SBN ataupun SRBI, sehingga per minggu ini kita sudah melihat inflow sebesar untuk SBN dan SRBI sebesar Rp 195 triliun dan itu nilainya lebih dari US$ 10 billion. Jadi ini relatif besar," kata Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Sementara BI.

Arus masuk modal asing ini menjadi dana krusial bagi perekonomian nasional di tengah kondisi geopolitik global yang dinamis.

"Jadi buat kami sangat penting karena ini akan memperkuat cadangan devisa dan juga menambah likuiditas di pasar, sehingga tentunya kita berharap bahwa ekonomi kita kemudian akan bisa kita manage keadaan lebih stabil," ujar Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Sementara BI.

Meskipun terjadi aliran modal masuk, BI memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen lantaran masih terdapat dinamika di tingkat internasional.

"Kalau teman-teman lihat beberapa kebijakan belakangan, Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga acuan di level sekarang 5,75%. Kenapa? Karena kita masih melihat bahwa ada ketidakstabilan di luar yang mempengaruhi stabilitas kita di dalam, khususnya adalah terkait dengan aset pricing domestik," kata Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Sementara BI.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author