Prabowo Subianto Imbau Masyarakat Gunakan Atap Genteng Hindari Kanker Paru

Share

Presiden Prabowo Subianto mengimbau seluruh pihak untuk beralih menggunakan atap genteng guna mencegah peningkatan kasus kanker paru pada usia muda. Imbauan tersebut disampaikan di Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, pada Kamis (30/7/2026), seiring ancaman bahaya paparan serat asbes dan karat.

Prabowo menyampaikan kekhawatirannya terkait tingginya risiko penyakit paru-paru yang mengintai masyarakat non-perokok akibat lingkungan tempat tinggal.

"Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari. Orang-orang muda sudah kena kanker paru-paru padahal dia enggak merokok. Dari mana? Ya dari karat, dari asbes, dari macam-macam kimiawi," kata Prabowo.

Sebagai langkah pencegahan, Prabowo mendorong pemanfaatan material tradisional yang lebih aman dan sudah lama diproduksi oleh masyarakat lokal.

"Kalau perlu kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai. Kalau tidak, kita harus cari. Rakyat kita dari dulu bisa bikin genteng kok. Genteng bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genteng," kata Prabowo.

Sebagaimana dilansir dari Detik Health, Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi bahwa material asbes terbukti memicu penyakit kanker paru dan mesothelioma. Meskipun lebih dari 60 negara telah melarang penggunaan asbes, Indonesia saat ini masih mengizinkan varian jenis chrysotile.

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2024, tidak terdapat batas aman untuk pajanan serat asbes. Aktivitas pemotongan, penggergajian, atau pembersihan atap asbes tua dapat melepaskan serat halus yang mengendap di paru-paru dan memicu gejala penyakit 20 hingga 40 tahun kemudian.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author