Asambleya Ceuta Kecam Sikap Pasif Pemerintah Spanyol Atas Krisis Migran

Share

Dewan Juru Bicara Asambleya Ceuta mengecam sikap pasif pemerintah pusat Spanyol dalam menangani krisis migrasi di wilayah perbatasan pada Kamis sore. Dewan menilai respons pemerintah Spanyol sangat minim dan mendesak tindakan darurat secara tegas guna mengatasi lonjakan kedatangan migran.

Pertemuan darurat para pimpinan partai politik di Balai Kota Ceuta tersebut digelar untuk mengevaluasi gelombang masuknya ribuan warga dari Maroko. Tekanan migrasi yang luar biasa ini dinilai telah mengancam integritas wilayah, kedaulatan, serta stabilitas stabilitas politik di kota otonom tersebut.

Kecaman keras atas lambatnya respons dari Madrid disampaikan secara resmi oleh gabungan partai politik Ceuta.

"Respon yang diberikan sejauh ini jelas sangat tidak memadai," tegas Dewan Juru Bicara Asambleya Ceuta.

Para juru bicara menegaskan bahwa penanganan wilayah perbatasan membutuhkan komitmen yang jauh lebih kuat dan nyata.

"Diperlukan komitmen yang lebih tegas serta tindakan segera yang hingga saat ini belum kami lihat," tambah Dewan Juru Bicara Asambleya Ceuta.

Di tengah tekanan situasi yang melanda wilayah perbatasan, pihak dewan juga menyampaikan imbauan khusus kepada seluruh warga kota.

"Ceuta telah membuktikan berkali-kali kemampuannya dalam menghadapi situasi luar biasa dan, sekali lagi, akan mampu menghadapi keadaan ini. Dengan persatuan, tanggung jawab, dan tekad, kita akan mengatasi situasi sulit ini," tutup Dewan Juru Bicara Asambleya Ceuta.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author