Mahonara Ungkap Rahasia Awet Muda Lewat Kebiasaan Minum Matcha Murni Tanpa Gula

Share

Penampilan memukau Mahonara di usia 34 tahun belakangan ini sukses menarik perhatian publik karena tetap terlihat segar dan awet muda. Dilansir dari Detik Food, ia bersedia membagikan kebiasaan sederhana dalam menjaga kebugaran tubuh serta kesehatan kulitnya.

Rahasia utama yang diterapkan Mahonara terletak pada pengaturan asupan minuman harian. Ia kini berkomitmen penuh untuk membatasi konsumsi minuman manis dan mengalihkan pilihan pada air putih serta matcha murni tanpa pemanis.

"Aku sekarang lebih banyak minum air putih, aku nggak minum yang manis-manis," ujar Mahonara dalam podcast tersebut.

Langkah memangkas asupan gula ini diakui Mahonara mulai dijalankan secara lebih disiplin semenjak dirinya menginjak usia kepala tiga. Ia merasakan adanya perubahan metabolisme tubuh yang menjadi jauh lebih sensitif terhadap makanan dan minuman yang masuk.

Meskipun tetap menikmati kopi dan teh hijau, Mahonara selalu memastikan agar minuman tersebut disajikan dalam versi yang paling alami. Pilihan jatuh pada matcha murni karena ia menyadari varian yang dijual di pasaran umumnya sudah terkontaminasi banyak krimer serta gula.

"Aku suka kopi, suka matcha juga. Tapi yang penting aku menghindari sesuatu yang manis. Makanya aku pilih pure matcha," katanya.

Pertimbangan lain yang diambil Mahonara adalah mengenai regulasi kadar kafein. Efek matcha dinilai jauh lebih lembut di tubuh jika dibandingkan dengan kopi, sehingga menjadikannya sangat nyaman untuk dinikmati sebagai konsumsi harian.

"Karena kafeinnya lebih sedikit dibanding kopi," lanjutnya.

Untuk memastikan kualitasnya, Mahonara lebih sering meracik minuman teh hijau ini sendiri di rumah. Proses pembuatannya memanfaatkan bubuk matcha murni yang diaduk menggunakan alat frother demi mendapatkan tekstur lembut dan kental alami.

"Biasanya pakai matcha powder terus bikin sendiri di rumah pakai frother," ujarnya.

Manfaat Kesehatan Matcha Menurut Studi

Berdasarkan data dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, tanaman matcha memang terbukti kaya akan kandungan katekin dan antioksidan. Zat aktif ini berperan penting dalam memproteksi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus efektif menghalau penuaan dini.

Teh hijau jenis ini juga menyimpan senyawa L-theanine yang berkhasiat memicu rasa rileks sekaligus mempertahankan kefokusan pikiran. Kadar antioksidan yang dimilikinya tercatat jauh lebih tinggi daripada teh hijau konvensional, dan penyajian tanpa gula sangat ideal untuk mengontrol kalori.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author