Newcastle United Tunjuk Matthias Jaissle Gantikan Eddie Howe
Manajemen Newcastle United mencapai kesepakatan verbal untuk menunjuk pelatih asal Jerman, Matthias Jaissle, sebagai manajer baru dengan kontrak jangka panjang hingga Juni 2030. Keputusan ini diambil usai Eddie Howe memilih mundur dari jabatannya pada Kamis (30/7/2026).
Jaissle, yang saat ini menangani klub Arab Saudi Al Ahli, dijadwalkan segera merampungkan berkas administrasi sebelum menyusul skuad Newcastle ke kamp pelatihan di La Manga. Proses negosiasi berjalan lancar mengingat kedua klub berada di bawah naungan pemilik yang sama, yaitu Public Investment Fund (PIF) milik Arab Saudi.
Pengunduran diri Howe menyusul performa buruk The Magpies yang hanya finis di peringkat ke-12 Liga Premier musim lalu. Mantan pelatih Bournemouth itu juga mengalami kelelahan fisik serta frustrasi akibat kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Alexander Isak, Sandro Tonali, dan Anthony Gordon di bursa transfer.
Mantan bek Newcastle, Steve Howey, menyampaikan simpatinya atas situasi yang dihadapi Howe di Tyneside.
"Saya terkejut tetapi di saat yang sama juga tidak terlalu kaget," kata Steve Howey, mantan bek Newcastle United.
Ia menyoroti beban berat yang harus ditanggung sang manajer selama memimpin tim.
"Eddie selama ini pada dasarnya harus memadamkan kebakaran. Anda kehilangan pemain-pemain terbaik Anda," ujar Steve Howey, mantan bek Newcastle United.
Howey menilai kehilangan amunisi utama memicu rasa frustrasi yang mendalam bagi Howe.
"Anda dapat memahami rasa frustrasinya ketika dia mencoba membangun sesuatu, tetapi hal itu seolah diambil dari Anda karena kehilangan pemain-pemain terbaik. Itu selalu menjadi hal yang sulit. Anda bisa memahami rasa frustrasinya," tutur Steve Howey, mantan bek Newcastle United.
Legenda Newcastle, Alan Shearer, sebelumnya juga sempat memprediksi kepergian sang manajer akibat penurunan performa tim yang signifikan.
"Setenang apapun bagi Eddie, saya tidak tahu apa yang akan terjadi padanya," kata Alan Shearer, legenda Newcastle United.
Shearer menilai dinamika di dalam klub sudah tidak lagi mendukung keberlanjutan masa jabatan Howe.
"Saya hanya berpikir, apakah dia ingin melanjutkannya lagi? Sayangnya, saya tidak melihat Eddie Howe memimpin Newcastle musim depan. Saya tidak yakin semangat itu masih ada," ucap Alan Shearer, legenda Newcastle United.
Di sisi lain, Howe tetap menyampaikan kesannya selama menjadi juru taktik klub dalam laga pramusim terakhirnya melawan Bristol City.
"Setiap hari saya memimpin Newcastle adalah hari yang luar biasa," kata Eddie Howe, mantan manajer Newcastle United.
Jaissle, yang sukses membawa Al Ahli meraih trofi Liga Champions Asia dan Piala Super Arab Saudi, kini dihadapkan pada tugas berat membangun ulang kekuatan tim. Penunjukan pelatih berusia 38 tahun ini diharapkan memberi energi baru menjelang laga pembuka Liga Premier melawan Liverpool dalam tiga pekan mendatang.