Eddie Howe Tinggalkan Newcastle United Usai Mengabdi Lima Tahun
Manajer Eddie Howe memutuskan mundur dari jabatannya di Newcastle United pada Kamis (30/7/2026) setelah hampir lima tahun memimpin klub. Keputusan tersebut diambil di tengah kekecewaannya terhadap arah pembangunan skuad pada bursa transfer musim panas ini.
Kekalahan 1-4 dari Bristol City dalam laga pramusim pada Kamis menjadi pertandingan terakhir Howe. Pelatih berusia 48 tahun itu menyampaikan keinginan mundur sejak dua pekan lalu dan memilih untuk beristirahat sejenak dari dunia kepelatihan.
Kekecewaan Howe dipicu oleh eksodus sejumlah pemain kunci. Newcastle sebelumnya telah melepas Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur dan Anthony Gordon ke Barcelona, menyusul kepindahan Alexander Isak ke Liverpool pada musim lalu.
Selain itu, kapten tim Bruno Guimaraes santer dikabarkan merapat ke Arsenal dengan nilai transfer 70 juta poundsterling. Howe sempat memberikan pernyataan mengenai situasi gelandang asal Brasil tersebut sebelum mundur.
"Kami tidak bisa mengendalikan itu. Dan sampai batas tertentu, saya rasa Bruno juga tidak bisa mengendalikan itu. Apa yang akan terjadi, terjadilah. Kita tidak bisa mengendalikan kekuatan yang berperan di sini," kata Eddie Howe, mantan pelatih Newcastle United.
Howe menegaskan bahwa klub membutuhkan komitmen penuh dari para pemain yang ada di dalam tim saat ini.
"Kami sudah berbicara berkali-kali. Jaminan? Saya rasa Anda tidak bisa terlalu memaksa untuk mendapatkan itu. Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa kami menginginkan pemain yang berkomitmen, dan Bruno selalu berkomitmen," ujar Eddie Howe.
Di tengah transisi kepemimpinan ini, Newcastle juga berpotensi kehilangan bek kiri Lewis Hall. Manchester United dikabarkan sedang menyiapkan penawaran pembuka senilai 60 juta poundsterling untuk memboyong pemain berusia 21 tahun tersebut.
Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Howe, manajemen Newcastle bergerak cepat menunjuk pelatih Al Ahli Saudi, Matthias Jaissle. Menurut laporan jurnalis Sky Sport Jerman, Florian Plettenberg, kesepakatan antara kedua pihak sudah rampung sepenuhnya.
Newcastle mengaktifkan klausul penalti dalam kontrak Jaissle dan memberikan kontrak berdurasi hingga tahun 2030. Pelatih berusia 38 tahun asal Jerman itu sebelumnya sukses membawa Al Ahli menjuarai Liga Champions Asia dua musim berturut-turut.