Kebakaran hutan di Poros dievakuasi hingga 10 desa
Api kebakaran hutan di Pulau Poros, Yunani, membuat sekitar 10 desa dievakuasi karena kobaran sulit dipadamkan dan terus menjalar dari kawasan Kampi dekat tempat pembuangan akhir (TPA) Paros, kata pemerintah setempat. Evakuasi dilakukan karena area dianggap berbahaya.
Kebakaran bermula pada Selasa siang di kawasan Kampi, kemudian membakar tumpukan sampah serta semak belukar sebelum meluas ke bagian selatan dan tenggara pulau, dilansir dari Detik Travel. Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai jumlah warga maupun wisatawan yang terdampak.
Pemerintah setempat telah menerbitkan empat peringatan darurat dan meminta masyarakat menjauh dari lokasi terdampak, dilansir dari Detik Travel. Pada tahap pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran Paros menurunkan 66 petugas serta empat tim komando hutan dari Unit Operasi Khusus Kehutanan.
Langkah pemadaman berlangsung di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat, dilansir dari Detik Travel. Dinas Pemadam Kebakaran Paros menyatakan upaya tersebut masih terus dilakukan.
"Kondisi angin membuat api terus menyebar dan membentuk front kebakaran baru," kata Giannis Artopios.
Wakil Juru Bicara Dinas Pemadam Kebakaran Yunani itu menilai angin berkekuatan 6 hingga 7 skala Beaufort sebagai tantangan utama karena bara api mudah berpindah dan memunculkan titik api baru, dilansir dari Detik Travel.
"Kecepatan angin diperkirakan masih akan meningkat," kata Konstantinos Bizas.
Wali Kota Paros, Konstantinos Bizas, mengingatkan kondisi tersebut dikhawatirkan memperbesar risiko kebakaran meluas, dilansir dari Detik Travel.
Pemerintah setempat menyatakan Yunani belum mengalami kebakaran sebesar yang terjadi di Prancis dan Spanyol, namun tetap meminta warga waspada, dilansir dari Detik Travel. Di Prancis, luas lahan yang terbakar dikatakan telah melampaui rekor sebelumnya hingga sekitar 40%, sementara di Spanyol kebakaran di Castellon menghanguskan lebih dari 10 ribu hektare dengan sedikitnya enam wilayah berstatus siaga oranye.
Para ahli menilai perubahan iklim menjadi salah satu faktor yang memperparah kebakaran hutan di Eropa, dilansir dari Detik Travel. Laporan Badan Lingkungan Hidup Eropa (EEA) pada Juni lalu menyebutkan tanpa langkah serius menekan perubahan iklim, negara-negara di Eropa akan semakin sering menghadapi cuaca ekstrem dan bencana yang lebih besar.