Pertamina Raih Anugerah Utama Sektor Energi IDX Channel ESG 2026

Share

PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan Anugerah Utama Sektor Energi dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Dilansir dari Detik Finance, capaian ini didapatkan berkat keberhasilan program Pertamina Sustainability Academy (PSA) dalam membangun kapabilitas dan budaya keberlanjutan perusahaan.

Apresiasi tersebut diberikan atas komitmen Pertamina menginternalisasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke seluruh jajaran organisasi. Lewat PSA, perusahaan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar penerapan ESG tidak sekadar memenuhi kepatuhan, melainkan menjadi strategi bisnis jangka panjang.

Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat menilai penerapan prinsip ESG telah bergeser menjadi fondasi utama dalam menciptakan daya saing bisnis. Kebijakan ini sekaligus menjadi pijakan pertumbuhan nilai perusahaan secara berkelanjutan.

"ESG harus dipandang sebagai investasi strategis yang mengubah kepatuhan menjadi keunggulan kompetitif serta menjadi fondasi bagi pertumbuhan perusahaan yang tangguh, berkelanjutan, dan bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Jumhur dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7/2026).

Senior Vice President Business Sustainability PT Pertamina (Persero) Wenny Ipmawan menegaskan bahwa penguatan budaya keberlanjutan merupakan pilar penting di tengah dinamika industri energi. Kehadiran akademi ini ditujukan untuk membekali seluruh pekerja Pertamina dari tingkat dasar hingga strategis.

"Transformasi energi pada akhirnya adalah transformasi manusia. Karena itu, Pertamina Sustainability Academy kami rancang untuk membekali Perwira dengan kapabilitas yang relevan, mulai dari pemahaman dasar hingga pengambilan keputusan strategis, sehingga mereka siap menghadapi tantangan transisi energi dan mendukung implementasi Dual Growth Strategy Pertamina," kata Wenny.

Keberhasilan transisi energi diakui membutuhkan kesiapan modal manusia untuk beradaptasi dengan perubahan zaman, bukan sekadar adopsi teknologi semata.

"Penghargaan ini bukan menjadi titik akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas implementasi ESG. Penguatan kapabilitas dan budaya menjadi modal penting bagi Pertamina dalam menjalankan transformasi bisnis sekaligus mendukung target Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat," ungkap Wenny.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menambahkan, penguatan kompetensi SDM harus beriringan dengan pembentukan budaya kerja. Hal ini bertujuan agar prinsip-prinsip keberlanjutan dapat dieksekusi secara konsisten di seluruh lini operasional.

"ESG bukan lagi sekadar komitmen perusahaan, tetapi harus menjadi kompetensi dan budaya yang hidup dalam keseharian setiap Perwira Pertamina. Ketika seluruh insan perusahaan memiliki pemahaman, nilai, dan semangat yang sama, implementasi ESG akan hadir secara nyata dalam setiap keputusan dan langkah bisnis yang kami jalankan," kata Baron.

Pertamina Sustainability Academy sendiri menyediakan alur pembelajaran berjenjang yang mencakup Mandatory Sustainability Training, Sustainability Awareness Program, Sustainability Accelerator Program, Sustainability Masterclass, hingga Sustainability Transcendence Forum. Program ini juga ditopang inisiatif budaya seperti Jejak Keberlanjutan, podcast, serta Sustainability Insight.

"Di sisi lain, PSA juga mengembangkan berbagai program budaya untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai keberlanjutan di lingkungan Pertamina Group. Melalui inisiatif seperti Jejak Keberlanjutan, podcast keberlanjutan, Sustainability Insight, serta berbagai materi komunikasi dan broadcast rutin, Pertamina terus membangun ruang belajar dan diskusi yang relevan dengan arah strategis perusahaan maupun perkembangan isu keberlanjutan global. Pendekatan ini memastikan bahwa sustainability tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari pola pikir, perilaku, dan budaya kerja sehari-hari," tutup Baron.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Energi esg Pertamina
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author