Prabowo Siapkan Calon Pemimpin BUMN Lewat Program PFLP 2026

Share

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat langsung kepada para peserta Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (24/5/2026). Program ini diinisiasi secara khusus oleh kepala negara demi melahirkan calon pemimpin perusahaan BUMN di masa depan, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Sejumlah pejabat negara turut mendampingi Presiden dalam agenda tersebut, termasuk Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala BIN Herindra, dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Sebanyak 400 peserta tercatat mengikuti angkatan perdana dari program yang dicanangkan untuk memperkuat kualitas kepemimpinan di sektor pelat merah.

Penguatan kualitas sumber daya manusia ini diproyeksikan mampu menciptakan tata kelola perusahaan negara yang jauh lebih sehat dan akuntabel.

"Program yang dirancang khusus oleh Bapak Presiden ini dipersiapkan untuk membentuk calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN di masa mendatang," tulis Seskab Teddy, dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Menurut penjelasan Teddy, durasi pendidikan bagi ratusan peserta angkatan pertama ini dirancang berjalan selama sembilan bulan. Proses tersebut akan dibagi secara terstruktur ke dalam tiga fase utama.

"PFLP dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam menciptakan tata kelola BUMN yang baik melalui penguatan sumber daya manusia yang memiliki best heart and best mind," ujarnya.

Tahap awal kompetisi kepemimpinan ini akan berfokus penuh pada aspek kedisiplinan dan pembangunan karakter dasar para calon pemimpin.

"Program pendidikan selama sembilan bulan tersebut terbagi dalam tiga tahapan, yakni pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan," ujar Teddy.

Setelah fase pertama rampung, para peserta bakal diarahkan untuk memperdalam kompetensi teknis manajerial mereka. Proses peningkatan kapasitas ini dijadwalkan bertempat di Danantara Corporate University.

"Penguatan kapasitas manajerial dan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan, serta magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN," lanjutnya.

Langkah komprehensif ini diklaim menjadi bagian krusial dari peta jalan strategis pemerintah dalam menyuplai talenta-talenta unggul bagi keberlanjutan badan usaha milik negara.

"Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia," tutupnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author