AS Larang Impor Robot Canggih dan Inverter Daya Asing

Share

Pemerintah Amerika Serikat melarang impor perangkat robot canggih dan inverter daya buatan asing pada Kamis (30/7/2026), dilansir dari Detik iNET. Kebijakan ini dinilai menjagal industri robotika serta komponen energi terbarukan asal China yang sedang berkembang pesat.

Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) membatasi masuknya perangkat seperti robot humanoid berkaki dua hingga robot anjing berkaki empat. Kebijakan larangan ini diberlakukan khusus untuk model baru yang belum mengantongi otorisasi izin edar.

"Robot mengumpulkan data yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak jahat untuk memata-matai warga Amerika, meningkatkan kemampuan badan intelijen asing, atau untuk mengendalikan robot dari jarak jauh," kata FCC.

Lembaga keamanan nasional AS menegaskan bahwa potensi peretasan dan pengumpulan data secara ilegal pada teknologi asing tersebut berisiko merusak rantai pasokan. FCC juga menetapkan definisi robot canggih yang mencakup perangkat bergerak di atas lantai dengan bobot melebihi 2 kilogram, termasuk robot penyedot debu.

Dampak aturan ini berpotensi menekan pasar produsen asal China seperti Unitree yang menguasai 20 persen pasar robot humanoid global. Selain itu, produsen inverter daya terkemuka seperti Sungrow dan Huawei turut terkena implikasi regulasi baru ini.

FCC memastikan penjualan sisa stok produk lama di ritel masih diizinkan selama izin otorisasi yang dipegang belum dicabut secara resmi oleh regulator.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author