Matheus Cunha Lakukan Debut Bersama Internacional Saat Hadapi Flamengo
Kiper Matheus Cunha melakoni laga debutnya bersama Internacional saat menghadapi mantan timnya, Flamengo, dalam pertandingan pekan ke-21 Brasileirao di Stadion Beira-Rio, Rabu (29/7/2026). Pemain berusia muda tersebut langsung mencuri perhatian publik setelah menggagalkan peluang emas penyerang Flamengo, Jorge Carrascal, melalui tembakan silang dari dalam kotak penalti pada menit keenam babak pertama. Aksi penyelamatan gemilang sang penjaga gawang di awal laga tersebut mendadak viral dan memicu beragam reaksi dari para pendukung di media sosial X.
"Di Flamengo, Matheus Cunha tidak akan menyelamatkan bola dari Carrascal itu," tulis DrHouse_FLA TETRA.
Sorotan terhadap performa awal penjaga gawang anyar tim berjuluk Colorado tersebut terus mengalir deras sepanjang pertandingan berlangsung. "Matheus Cunha akan kebobolan gol-gol ini melawan tim lain, tapi tampaknya kekuatan Flamengo tidak pernah berhenti tumbuh," kata caioziN.
Beberapa warganet juga menyoroti potensi kebangkitan performa kiper yang baru direkrut tersebut di klub barunya. "Siap-siap, Matheus Cunha bakal mengunci gawangnya sekarang," ujar Matheus Jacó.
Ekspektasi tinggi terus disematkan kepada sang kiper yang tampil kokoh di bawah mistar gawang tim tuan rumah. "Hari ini Matheus Cunha mendadak jadi Neuer," kata isabella. Sementara itu, sebagian pendukung lainnya justru memberikan kritik terhadap strategi lini serang lawan yang dinilai kurang memanfaatkan keberadaan mantan rekan setim mereka.
"Flamengo masih belum paham kalau yang ada di gawang Inter itu Matheus Cunha, tinggal tendang saja ke gawang!" ujar FORA LEONARDO JARDIM.
Sebelum resmi berseragam Internacional, Cunha mendarat di Porto Alegre pada pertengahan Juli untuk menandatangani kontrak setelah negosiasi tim gaúcha dengan kiper Contreras asal Barcelona de Guayaquil batal terlaksana akibat kendala harga. Ia didatangkan dari Cruzeiro setelah sebelumnya mencatatkan 12 penampilan dengan torehan 13 kali kebobolan serta rata-rata 1,4 penyelamatan per laga, sebelum akhirnya kehilangan posisi utama dari Otávio.