Harga Ethereum Melonjak di Atas 1.900 Dollar AS akibat Tekanan Beli
Harga aset kripto Ethereum menguat 1,90 persen dalam 24 jam terakhir hingga menyentuh angka 1.919,19 dollar AS atau sekitar Rp 34,6 juta pada Rabu, 29 Juli 2026 pagi WIB.
Penguatan nilai Ethereum ini tercatat melampaui tren pasar kripto secara umum yang cenderung datar. Lonjakan harga dipicu oleh terobosan teknikal dari fase konsolidasi yang didukung oleh volume perdagangan relatif kuat.
Berdasarkan data CoinMarketCap, Ethereum sempat berada di level 1.861,11 dollar AS pada Selasa, 28 Juli 2026 malam sebelum melesat di atas 1.900 dollar AS. Kapitalisasi pasar Ethereum saat ini tercatat mencapai 231 miliar dollar AS atau setara Rp 4.173 triliun.
Di sisi lain, data Artemis menunjukkan modal masuk ke jaringan Ethereum mencapai 83 juta dollar AS dengan arus bersih sebesar 58,5 juta dollar AS. Penggunaan jaringan juga tetap tinggi dengan rata-rata pendapatan biaya harian berkisar 200.000 dollar AS serta rata-rata 2,5 juta transaksi per hari sepanjang 2026.
Meski penggunaan jaringan meningkat, pasar keuangan terdesentralisasi berbasis Ethereum masih menghadapi penurunan likuiditas. Data DeFiLlama mencatat volume bursa terdesentralisasi turun 22 persen dalam sepekan terakhir menjadi 360,9 juta dollar AS, diiringi penurunan kapitalisasi pasar stablecoin sebesar 4,8 miliar dollar AS sejak awal Juli 2026.