Presiden Melantik Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026
Sebanyak ribuan pamong praja muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII resmi dilantik pada Rabu (29/7/2026). Dilansir dari Detikcom, momen kelulusan abdi negara tersebut diwarnai rasa haru dan bangga dari para orang tua murid.
Perasaan bangga diungkapkan oleh Winoto Hadi, ayah dari Aji Bayu Ramadhan yang berhasil meraih predikat lulusan terbaik IPDN. Ia bersyukur atas pencapaian putranya yang diraih melalui perjuangan panjang di tengah keterbatasan keluarga.
"Kami orang tua Aji Bayu Ramadhan merasa bangga karena ini mencapai prestasi tertinggi dengan segala macam keterbatasan yang kami punya, bisa mengantar anak kami untuk sampai di titik ini," ungkap Winoto sebagaimana keterangan BPMI Setpres, Rabu (29/7/2026).
Winoto menjelaskan bahwa sejak kecil Aji sudah dibiasakan hidup disiplin serta aktif dalam berbagai organisasi dan perlombaan. Nilai-nilai kedisiplinan tersebut menjadi bekal utama yang selalu ditanamkan dalam lingkungan keluarganya.
"Aji ini kita didik disiplin, disiplin waktu terutama itu dari itu. Ya, Aji ini dari kecil memang suka berorganisasi, suka mengikuti lomba-lomba yang menurut dia memang dia sukanya itu semua itu masuk dari Pramuka, olahraga," tuturnya.
Untuk langkah selanjutnya, Winoto berharap putranya dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna memperdalam ilmu.
"Semoga nanti Aji bisa mencapai cita-citanya, karena dia pengin kuliah ke luar negeri untuk memperdalam ilmunya. Semoga nanti akan diberikan kemudahan untuk mencapai apa yang diinginkan," ungkapnya.
Selain keluarga Aji, kebahagiaan serupa dirasakan oleh pasangan buruh tani Wartoyo dan Siti Sofiyah, orang tua dari Mohamad Toriq Anwar yang berhasil menembus 10 besar lulusan terbaik.
"Tentunya saya sangat bangga sekali anakku bisa masuk sepuluh besar, yang merupakan kenikmatan yang luar biasa. Ya mudah-mudahan ke depannya akan lebih baik lagi. Minta pada Bapak Presiden mudah-mudahan anak saya bisa dibimbing untuk ke jalan yang sebenar-benarnya, untuk melantik kepada negara," ujarnya.
Ungkapan haru juga disampaikan oleh Abu Muhammad dan Yuliastin, orang tua dari praja muda Siti Ifadoh. Keduanya mengaku tidak pernah menyangka putrinya sanggup meraih predikat sebagai salah satu lulusan terbaik IPDN.
"Haru, bangga semua jadi satu. Tidak menyangka," ujarnya.