Turis Asal Australia Tewas Terjatuh di Jalur Inca Peru

Share

Seorang turis asal Australia ditemukan tewas setelah terjatuh ke jurang sedalam 300 meter saat mendaki Jalur Inca menuju Machu Picchu di Peru pada Kamis (18/6/2026), dilansir dari Detik Travel.

Korban bernama Matthew Cameron Paton, berusia 52 tahun, dievakuasi oleh Unit Penyelamatan Gunung di kota Cusco dari lereng curam dekat bagian "50 Gradas".

Kepolisian setempat melaporkan bahwa korban tiba di Cusco sekitar 12 hari sebelumnya bersama sang istri, lalu hilang akibat jatuh melewati pagar yang rusak saat berjalan bersama rombongan turis dan pemandu.

Pihak berwenang kini sedang menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut, sementara jenazah korban direncanakan dipindahkan ke kota terdekat.

Kepala Kepolisian Wilayah Cusco, Jenderal Virgilio Velasquez, menjelaskan bahwa operasi pencarian langsung dilakukan sejak hari Rabu (17/6/2026) setelah menerima laporan kehilangan.

"Kami memiliki informasi yang menunjukkan bahwa dia tampaknya tersandung saat menyeberangi jembatan kayu dan kemungkinan besar dia mencoba berpegangan pada pagar kayu," kata Velasquez.

Petugas kepolisian kemudian memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kronologi runtuhnya pembatas jalur pendakian tersebut di lokasi kejadian.

"Namun pagar itu roboh dan dia tergelincir ke jurang bersama pagar tersebut. Sayangnya, dia jatuh ke jurang," tambah Velasquez.

Korban diketahui merupakan anggota kepolisian aktif di Kepolisian Victoria sejak tahun 2009 dan dijadwalkan naik jabatan menjadi sersan senior pada bulan depan.

Keluarga korban menyampaikan rasa dukacita yang mendalam, mengingat perjalanan ke Peru merupakan destinasi impian yang sangat dinantikan oleh Paton.

Jalur Inca sendiri merupakan rute bersejarah sepanjang 26 hingga 43 kilometer yang melintasi Pegunungan Andes dan mewajibkan penggunaan pemandu lokal berlisensi demi keselamatan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author