Yokoe Farm Panen Kusatsu Melon dengan Tingkat Kemanisan 18 Brix

Share

Aroma manis merebak saat kotak kayu berisi Kusatsu Melon produksi Yokoe Farm dibuka. Melon premium asal Kota Kusatsu, Prefektur Shiga, Jepang ini kembali mencuri perhatian pasar buah mewah internasional.

Seperti dilansir dari Detik Food, melon yang dijuluki phantom melon atau melon hantu ini selalu habis dipesan pembeli hanya dalam kurun waktu 12 jam setiap musim panen karena jumlahnya sangat terbatas.

Pertanian Yokoe Farm menerapkan teknologi khusus menggunakan air hidrogen hasil elektrolisis untuk menyiram tanaman Kusatsu Melon. Penggunaan air yang bersifat sedikit basa tersebut terbukti menghasilkan ukuran buah lebih besar serta meningkatkan kadar gula secara signifikan.

Sistem penilaian standar Kusatsu Melon menetapkan predikat tertinggi Tokushu atau pilihan spesial bagi buah berukuran minimal 3L dengan kemanisan 14,6 derajat Brix. Hasil panen Yokoe Farm secara konsisten melampaui standar tersebut dengan ukuran rata-rata 6L serta tingkat kemanisan mencapai 17 hingga 18 derajat Brix.

Buah ini memiliki bentuk oval sempurna dengan pola jaring kulit yang rapi serta bobot yang padat. Penampilan visual yang mewah menjadikannya komoditas populer untuk hadiah eksklusif di Jepang.

Pengelola kebun menyarankan pembeli untuk menyimpan melon di suhu ruang selama satu minggu sebelum dikonsumsi agar tingkat kematangannya mencapai titik optimal. Proses pematangan ini membuat tekstur daging buah menjadi sangat lembut dan juicy.

Bagian tengah di dekat biji menawarkan tekstur paling lembut dengan konsentrasi rasa manis yang paling pekat. Kelezatan rasa serta kesegaran aroma melon ini dinilai memberikan pengalaman kuliner yang berbeda dibanding jenis melon pada umumnya.

Satu buah Tokushu Kusatsu Melon dari Yokoe Farm dipasarkan dengan harga mulai Rp 497.000, belum termasuk biaya pengiriman. Pengiriman buah dilakukan pada rentang akhir Juni hingga awal Juli sesuai jadwal kematangan alami masing-masing buah.

Seluruh stok Kusatsu Melon untuk musim panen tahun ini telah habis dipesan pelanggan. Calon pembeli yang ingin memesan untuk musim berikutnya disarankan memantau masa penjualan yang akan dibuka kembali pada pertengahan hingga akhir Juni.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author