Pakistan Dipastikan Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 Gantikan China
Tim nasional sepak bola Pakistan dipastikan berpartisipasi dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 untuk menggantikan posisi China yang mengundurkan diri. Kepastian ini dikonfirmasi langsung oleh Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF) melalui pernyataan resminya pada Selasa, 28 Juli 2026.
Masuknya negara berperingkat 198 FIFA tersebut membuat Pakistan berpotensi besar menjadi salah satu calon lawan tim nasional Indonesia di Divisi 1. Indonesia sendiri dijadwalkan bertindak sebagai tuan rumah turnamen yang berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026.
"Era baru, ambisi besar, destinasi belum terjamah, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pakistan akan ikut FIFA ASEAN Cup," tulis Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF).
Dalam unggahan lainnya, PFF menampilkan foto presiden federasi mereka bersama Presiden FIFA Gianni Infantino dengan latar belakang Monumen Nasional di Jakarta. Hal ini makin memperkuat kepastian kedatangan tim asal Asia Selatan tersebut ke Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan bahwa Indonesia disiapkan menjadi tuan rumah bersama Hong Kong. Meski format resmi belum dirilis oleh FIFA, alokasi wilayah serta komposisi tim sepenuhnya merupakan wewenang federasi dunia tersebut.
"Dan kami sekarang sedang menunggu seperti apa kerja sama dari FIFA dengan kita sebagai tuan rumah," ucap Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
Ia menuturkan bahwa penunjukan dua tuan rumah dilakukan untuk membagi kasta kompetisi. Penjelasan mengenai pembagian wilayah dan peringkat tim bakal diumumkan secara resmi oleh pihak FIFA dalam waktu dekat.
"Dan sepertinya ada dua nanti tuan rumahnya, Indonesia sama Hong Kong kalau enggak salah," kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
Erick menambahkan bahwa pembagian grup dan detail peserta tetap mengacu pada regulasi pusat. Kepastian jadwal kompetisi diprediksi akan menyerap perhatian publik pecinta sepak bola nasional.
"Nanti kita lihat seperti apa pembagian wilayahnya, timnya, komposisi ranking-nya, itu semua kan memang domainnya FIFA," ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
PSSI menyambut positif pengumuman resmi yang akan dikeluarkan oleh federasi internasional tersebut. Ajang ini diproyeksikan menjadi agenda besar sepak bola di tanah air pada periode September hingga Oktober.
"Dan mudah-mudahan kalau satu dua minggu ada pengumuman dari FIFA langsung, ya kami sangat senang. Berarti di September-Oktober ini akan menjadi kegiatan besar kembali sepak bola lagi gitu," tambah Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
Berdasarkan laporan The ASEAN Ball, turnamen ini bakal terbagi menjadi dua divisi. Divisi 1 yang digelar di Indonesia akan diisi oleh 8 tim berperingkat tertinggi di ASEAN beserta dua tim undangan, yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, Singapura, India, dan Pakistan.
Sementara itu, Divisi 2 akan diselenggarakan di Hong Kong dengan menghadirkan Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, dan Hong Kong. Format ini dirancang sekaligus untuk menyelaraskan kalender pertandingan dengan ajang AFC Nations League.