DPR Dorong Transformasi Pendidikan Nasional Demi Generasi Emas 2045
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Mufidah Kurniasih mendorong percepatan transformasi pendidikan nasional demi mewujudkan target Generasi Emas 2045, sebagaimana dilansir dari Detikcom, Rabu (29/7/2026). Peningkatan kesejahteraan guru dan dosen serta perluasan digitalisasi pembelajaran di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. "Digitalisasi pendidikan dan perbaikan kualitas pengajaran seperti sarana dan prasarana khususnya di daerah 3T juga harus diperhatikan, selain itu perhatian kepada teman-teman pengajar baik guru dan dosen menjadi pilar utama keberhasilan transformasi pendidikan," tutur Kurniasih, dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).
Proses digitalisasi pembelajaran ini diarahkan untuk berjalan di atas tiga pilar utama, yaitu inklusif, adaptif, dan partisipatif agar seluruh siswa di Indonesia memperoleh akses pendidikan yang setara dan relevan.
"Digitalisasi pembelajaran juga harus dilandaskan dengan pendidikan karakter yang kuat, sebab penggunaan sistem seperti AI tidak bisa dijalankan dengan baik tanpa kode etik yang tepat sehingga anak-anak tidak akan tergantung dengan digital seperti AI yang akan mempengaruhi kemampuan berpikirnya," jelas Kurniasih. Mufidah memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah dalam membenahi sarana fisik sekolah, meskipun tantangan teknis di lapangan masih tergolong besar.
"Kami mendorong Kementerian Diktisaintek (Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) dan Dikdasmen (Pendidikan Dasar dan Menengah) serta BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) bersikap totalitas dalam proses transformasi pendidikan nasional, kami berharap dan mendukung agar anggaran yang ada dapat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," pungkasnya.