Pemerintah Kota Tanjungpinang Catat 339 Regu Daftar Gerak Jalan Proklamasi
Sebanyak 339 regu mendaftar Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tahun 2026 di Tanjungpinang hingga Selasa, 28 Juli 2026, untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Kota Tanjungpinang mencatat pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui sistem resmi digital.
Jumlah peserta tersebut terbagi ke dalam tiga kategori jarak. Cabang 17 kilometer mendominasi dengan 141 regu, diikuti cabang 45 kilometer sebanyak 115 regu, dan cabang 8 kilometer sebanyak 83 regu.
Rincian pendaftar cabang 8 kilometer meliputi 2 regu dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Damkar, 25 regu dari OPD, instansi vertikal, PKK, hingga guru, 33 regu kategori umum, Ormas, mahasiswa, serta RT/RW, dan 23 regu pelajar.
Untuk cabang 17 kilometer, peserta terdiri dari 4 regu unsur TNI/Polri/Satpol PP/Damkar, 23 regu OPD dan instansi, 87 regu kategori umum, mahasiswa, dan RT/RW, serta 27 regu pelajar.
Cabang 45 kilometer mencatat 3 regu dari TNI/Polri/Satpol PP/Damkar, 18 regu OPD dan instansi, serta 94 regu dari kategori umum, Ormas, mahasiswa, dan RT/RW.
Rangkaian perlombaan dijadwalkan berlangsung dalam tiga hari terpisah. Kategori 17 kilometer digelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026, mulai pukul 06.00 WIB. Kategori 8 kilometer menyulut start pada Minggu, 23 Agustus 2026, pukul 06.00 WIB, sedangkan kategori 45 kilometer dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, pukul 20.30 WIB.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, S.T., menyampaikan bahwa perhelatan ini rutin diadakan untuk memupuk kebangsaan sekaligus mendorong perekonomian lokal.
"Gerak Jalan Proklamasi merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, dan pelaku UMKM," ujar Teguh.
Ia menambahkan bahwa pendaftaran dan penyajian informasi berbasis digital dihadirkan untuk menjaga keterbukaan informasi publik serta mempermudah pengelolaan data peserta.
"Melalui kanal digital, masyarakat dapat mengakses informasi secara langsung dan melihat perkembangan jumlah peserta yang telah terdaftar. Ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk menghadirkan layanan informasi publik yang terbuka, mudah dijangkau, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.
Teguh menilai partisipasi lintas elemen masyarakat menunjukkan daya tarik kegiatan tahunan ini tetap kuat dalam menyambut hari kemerdekaan.
"Partisipasi ratusan regu ini menunjukkan semangat masyarakat Tanjungpinang dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerak Jalan Proklamasi bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, disiplin, serta menumbuhkan semangat nasionalisme," ujarnya.
Panitia melarang peserta memakai kostum bertema horor, hantu, pocong, maupun badut menyeramkan, dan mewajibkan pakaian yang sopan, kreatif, serta mencerminkan semangat perjuangan dan budaya.