Dispendik Surabaya Terapkan Skema Baru Jalur Prestasi SPMB SMP 2026

Share

Dinas Pendidikan Kota Surabaya menerapkan skema baru dalam seleksi pendaftaran jalur prestasi Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB SMP negeri tahun 2026 yang mengalokasikan kuota sebesar 35 persen. Kebijakan ini menjadi perhatian serius calon peserta didik yang tengah mengikuti proses pendaftaran, seperti dilansir dari Detikcom pada Jumat, 22 Mei 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati menjelaskan bahwa sistem penilaian bagi prestasi non-akademik dibedakan antara turnamen terbuka dengan kompetisi berjenjang resmi milik pemerintah.

"Jalur prestasi yang non-akademik kita ada open tournament, sama berjenjang," kata Febri.

Pemerintah memberikan bobot nilai yang lebih tinggi untuk prestasi dari perlombaan resmi pemerintah karena para siswa harus melewati proses seleksi yang ketat dari tingkat terbawah.

"Jenjang itu mulai dari tingkat kecamatan, terbaiknya naik ke kota. Terus dari kota terbaik, masuk di provinsi, ternyata provinsi jadi yang terbaik lagi masuk di nasional. Itu poinnya jauh lebih besar daripada yang Open Tournament," paparnya.

Kuotajalur prestasi tahun ini dibagi menjadi tiga sub-jalur, yaitu prestasi akademik sebesar 20 persen, perlombaan dan pertandingan sebanyak 12 persen, serta penghafal kitab suci dengan porsi 3 persen.

"Jadi ada tiga sub-jalur di situ. Nilai prestasi akademik, 20% dari 35%. Terus jalur perlombaan dan pertandingan 12%, dan penghafal kitab suci 3%," katanya.

Perubahan signifikan terjadi pada jalur prestasi akademik yang kini menggabungkan persentase nilai rapor sebesar 60 persen dan Tes Kemampuan Akademik sebesar 40 persen, berbeda dari tahun lalu yang hanya memakai nilai rapor.

"Nah, di sini untuk yang baru kalau nilai prestasi dulu ada di kuota 20% itu langsung nilai akademik rapor. Saat ini nilai itu akan kita combine dengan hasil TKA," ujar Febri.

Pengumuman nilai Tes Kemampuan Akademik tersebut dijadwalkan bakal ditayangkan pada tanggal 26 Mei 2026 sehingga masyarakat dapat langsung mengalkulasi peluang kelulusan.

"Hasil TKA memang belum tayang, nanti insyaallah tanggal 26 Mei. Pada saat hasil TKA tayang, kita sudah sama-sama bisa berhitung," katanya.

Melalui penyediaan berbagai sub-jalur ini, dinas terkait berupaya memfasilitasi pemerataan kesempatan bagi seluruh calon pelajar kota setempat.

"Artinya, kita juga memberi kesempatan yang luas. Jadi yang sudah mengambil perlombaan tapi ternyata enggak beruntung, bisa masuk di jalur rapor," pungkasnya.

Proses verifikasi dokumen untuk jalur perlombaan berlangsung dari 21 April sampai 15 Juni 2026, sedangkan pendaftarannya dibuka pada 27 hingga 29 Juni 2026. Sementara itu, untuk jalur prestasi nilai akademik, tahap pendaftaran baru akan dimulai pada tanggal 1 sampai 3 Juli 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author