Mentan Amran Sulaiman Pastikan Cadangan Beras Aman Menerjang El Nino

Share

Ketersediaan beras nasional dipastikan berada dalam kondisi aman saat menghadapi gelombang iklim ekstrem El Nino Godzilla. Kepastian ketersediaan bahan pangan pokok ini dilansir dari Detik Finance berdasarkan jaminan pemerintah.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengutarakan bahwa sektor produksi maupun pasokan beras masyarakat tidak akan mengalami kekurangan. Langkah antisipasi kekeringan di wilayah produksi pertanian telah dilakukan secara konsisten melalui optimalisasi irigasi serta jaringan pompanisasi.

Pengalaman menghadapi siklus iklim ekstrem serupa pada periode sebelumnya menjadi modal penting bagi sektor pertanian domestik. Kesiapan mitigasi saat ini dinilai jauh lebih matang dibandingkan tahun-tahun terdahulu.

"Dulu El Nino kita juga di 2023, 2024 terjadi. Kemudian 2016 itu paling keras. Nah kita sudah dengan pengalaman tiga kali selama kami di kabinet, kami sudah sedangkan dulu kurang persiapan kita bisa aman apalagi sekarang," ujar Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2026).

Potensi kegagalan panen di sejumlah daerah tidak dimungkiri dapat terjadi akibat cuaca ekstrem. Kendati demikian, potensi tersebut diprediksi tidak mengganggu stabilitas produksi pangan secara nasional.

"Mungkin ada kecil-kecil (gagal panen), tapi itu tidak akan berpengaruh pada stok nasional," beber Amran.

Ketersediaan beras di tingkat lahan yang siap dipanen saat ini berada di angka 10 hingga 11 juta ton. Kebutuhan untuk sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka) tercatat mencapai 12 juta ton.

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog tercatat sebanyak 5 juta ton. Jumlah cadangan tersebut diproyeksikan sanggup memenuhi konsumsi masyarakat hingga 10 bulan mendatang.

"Nah, kemudian di Bulog ada 5 juta ton. Ya masih bisa 10 bulan. Kalau kita jitung 10 bulan ke depan, sekarang Agustus, September, Oktober, November, Desember, Januari, Februari, Maret.

Ini overlap. Maret itu panen puncak jadi aman," papar Amran.

"Sekarang persiapan kita stok pangan kita aman," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author