Gubernur Maluku Utara Ungkap Belanja Pegawai APBD Capai Rp1,4 Triliun

Share

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengungkapkan bahwa alokasi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menyerap dana hingga Rp1,4 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk membayar gaji lebih dari 11.300 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Maluku Utara.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam apel gabungan ASN di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, pada Senin, 27 Juli 2026. Menurut laporan RRI, porsi anggaran tersebut menyerap separuh dari total pendapatan daerah.

"Belanja pegawai kita sudah Rp1,4 triliun. Itu 50 persen dari total APBD kita," kata Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara.

Besaran dana tersebut setara dengan kebutuhan untuk membiayai pembangunan berbagai infrastruktur strategis di daerah. Alokasi Rp1,4 triliun dinilai mampu menyelesaikan sisa pembangunan 550 kilometer jalan provinsi berkonstruksi lapen dalam waktu satu tahun, penyelesaian jalan tani di seluruh desa, serta pengadaan armada nelayan.

Sebagai perbandingan, Pemprov Maluku Utara baru berhasil membangun sekitar 450 kilometer jalan hotmix selama 26 tahun berdiri, sementara 550 kilometer sisanya belum tertangani.

"Selama 26 tahun kita baru menyelesaikan sekitar 450 kilometer jalan. Dengan Rp1,4 triliun, satu tahun saja bisa menyelesaikan sisa 550 kilometer jalan lapen," ujar Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara.

Pemerintah daerah juga menyoroti kendala akses produksi yang dialami para petani akibat minimnya infrastruktur jalan pertanian di perdesaan.

"Petani setiap hari meminta jalan tani. Dengan anggaran sebesar itu, seluruh jalan tani di 1.185 desa sebenarnya bisa diselesaikan dalam satu tahun," kata Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara.

Meskipun pembayaran gaji merupakan kewajiban pemerintah, peningkatan kinerja birokrasi dinilai mutlak diperlukan agar seimbang dengan besarnya anggaran yang dikeluarkan.

"Pertanyaannya, Rp1,4 triliun dibayar untuk gaji belanja pegawai, apa yang Bapak-Ibu selesaikan untuk masyarakat?" tegas Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara.

Sebagai kelompok masyarakat dengan kepastian penghasilan, para ASN diminta untuk memaksimalkan pelayanan publik secara optimal dalam menjalankan tugas harian.

"Kita diberkati untuk memberkati. ASN harus menjadi solusi bagi masyarakat, bukan sekadar menikmati gaji setiap bulan," ujar Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author