Filipina dan Myanmar Bertanding di Piala AFF 2026 di Tengah Krisis Energi

Share

Tim nasional Filipina akan menghadapi Myanmar dalam lanjutan Grup B Piala AFF 2026 di Stadion New Clark City Athletics, Capas, pada Selasa (28/7/2026) pukul 16.55 WIB.

Filipina yang belum turun di pertandingan pertama akan memulai perjuangan mereka untuk meraih tiga poin perdana di kandang sendiri, sedangkan Myanmar ingin bangkit setelah kalah 1-2 dari Malaysia.

Pelatih Filipina, Carles Cuadrat, masih mengandalkan pemain diaspora dengan kombinasi pemain muda dan senior, termasuk Daisuke Sato yang kembali memimpin skuad The Azkals dalam turnamen ini.

Kondisi ini dibarengi dengan krisis energi yang melanda Filipina dan Thailand sejak Maret 2026, memaksa pegawai negeri sipil Filipina dan Thailand untuk mengurangi jam kerja dan menggunakan tangga guna menghemat listrik, sebagaimana dilaporkan Bernas.id.

Krisis energi ini menyebabkan pembatasan jam operasional instansi pemerintah untuk menjaga kestabilan jaringan listrik dan berdampak pada lambatnya layanan publik yang memengaruhi produktivitas pegawai dan kenyamanan masyarakat.

Di sisi lain, pelatih interim Malaysia, Tan Cheng Hoe, memperingatkan agar timnya tidak meremehkan Laos meski kalah telak 0-5 dari Thailand, mengingat Laos memiliki pemain muda yang berbahaya terutama dalam serangan balik cepat.

Kita tidak boleh meremehkan Laos meskipun mereka kalah dari Thailand," ujar Tan Cheng Hoe.

"Saya telah menyaksikan dan menganalisis pertandingan mereka. Mereka memiliki tim yang relatif muda, dan kita harus menghormati mereka."

"Tim mana pun yang menelan kekalahan dalam sebuah turnamen pasti ingin bangkit dan meraih hasil positif," tambahnya.

Tan menambahkan bahwa Malaysia harus mengantisipasi serangan balik cepat Laos dan bermain efektif serta tajam di depan gawang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author