Marvel Studios Umumkan Film Solo Ghost Rider Rilis 2028

Share

Marvel Studios secara resmi mengumumkan pembuatan film solo Ghost Rider yang bakal dibintangi Ryan Gosling dan dijadwalkan tayang pada 2028 mendatang. Pengumuman proyek garapan sutradara Shawn Levy tersebut disampaikan oleh Presiden Marvel Studios Kevin Feige dalam ajang San Diego Comic-Con, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Pengembangan proyek ini bermula dari gagasan kreatif yang diajukan langsung oleh Ryan Gosling dan Shawn Levy saat keduanya terlibat dalam produksi film Star Wars: Starfighter. Peran ini sekaligus menandai penampilan perdana Gosling dalam ranah film pahlawan super sebagai sosok antihero bertengkorak api.

Peluncuran Ghost Rider menjadi bagian dari restrukturisasi kalender rilis Marvel Studios yang kini memilih memperlambat laju produksi demi menjaga kualitas karya. Studio tersebut memangkas jumlah tayangan secara signifikan hingga kurun waktu 2028, dengan hanya menyiapkan tiga film bioskop lain yakni Spider-Man: Brand New Day, Avengers: Doomsday, serta Avengers: Secret Wars.

Langkah efisiensi ini diambil sebagai respons atas evaluasi terhadap kritik dan penurunan performa komersial yang dialami Marvel pada kurun 2023 hingga 2024. Kevin Feige menceritakan awal mula keterlibatan sang aktor utama dalam proyek teranyar ini.

"Gosling-lah yang memiliki visinya. Dia yang membawa ide cerita tersebut hingga meluluhkan hati Shawn, lalu mereka datang mempresentasikannya kepada kami. Ide itulah yang akhirnya membawa kita semua berdiri di panggung hari ini," puji Feige.

Penurunan jumlah produksi sengaja diterapkan agar tim kreatif studio tidak kewalahan dalam memelihara mutu penceritaan. Feige menegaskan komitmen perusahaannya untuk kembali berfokus pada kualitas dibanding kuantitas karya.

"Banyak dari langkah ini adalah bagian dari strategi yang sudah lama kami bicarakan, yaitu berfokus pada kualitas," jelas Feige kepada majalah Empire.

Pengurangan jadwal tayang ini dipicu oleh pengalaman masa lalu ketika fokus pengerjaan terpecah akibat terlalu banyak memproduksi proyek secara bersamaan.

"Kami selalu berusaha fokus pada kualitas, tetapi ketika kuantitas terlalu banyak, fokus kami menjadi terbagi-bagi. Kami tidak ingin kewalahan, dan proyek Avengers adalah hal yang sangat penting," tambah Feige.

Penyempurnaan alur cerita film Avengers menjadi prioritas utama studio sebelum melangkah ke jadwal rilis periode berikutnya.

"Secret Wars sendiri adalah landasan menuju masa depan MCU, jadi fokus utamanya adalah menyempurnakan film tersebut sebelum melangkah ke tahun 2028, di mana dua proyek pertamanya sudah kami umumkan: 'Ghost Rider' dan 'Black Panther 3'," tegas Feige.

Dampak ekspansi masif ke platform streaming Disney+ sebelumnya turut diidentifikasi oleh jajaran pimpinan studio sebagai faktor yang mendilusi fokus utama pengerjaan film.

"Marvel sebelumnya tidak pernah berada di industri TV dalam skala sebesar itu. Mereka tidak hanya meningkatkan jumlah produksi film, tetapi juga membuat banyak serial TV secara bersamaan. Secara gamblang, hal itu memecah fokus dan perhatian mereka," ungkap Iger.

Selain proyek Ghost Rider, Marvel Studios mengonfirmasi kehadiran film Black Panther 3 untuk kalender rilis 2028 yang menghadirkan aktor David Jonsson sebagai T'Challa II.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author