Omoda Jaecoo Perkenalkan SUV Listrik Omoda O4 di Indonesia
Produsen otomotif asal China, Omoda & Jaecoo, resmi memperkenalkan mobil listrik terbaru Omoda O4 di Tangerang pada Minggu (27/7). Meski telah melakoni debut global di Indonesia, perusahaan masih belum menetapkan harga resmi untuk kendaraan berbasis kecerdasan buatan tersebut, dilansir dari Detik Oto.
Langkah penundaan pengumuman harga dilakukan karena Omoda & Jaecoo ingin menganalisis respons serta preferensi konsumen di pasar otomotif Tanah Air sebelum merilis nominal final.
CEO Omoda & Jaecoo International Shawn Xu menjelaskan bahwa pihaknya membutuhkan waktu tambahan agar penetapan harga kendaraan dapat memenuhi ekspektasi pelanggan lokal.
"Strategi harga kami saat ini masih belum final. Kami masih perlu mempelajari lebih dalam, bagaimana pandangan dan ekspektasi pelanggan terhadap posisi harga mobil ini," ujar Shawn Xu, CEO Omoda & Jaecoo International.
Guna mengumpulkan masukan dari masyarakat, produsen tersebut berencana menggelar serangkaian kegiatan uji coba berkendara bagi media dan calon pembeli potensial.
"Dalam beberapa bulan ke depan kami akan mengadakan berbagai kegiatan test drive. Kami akan mengundang calon pelanggan yang benar-benar berminat membeli Omoda O4 agar mereka bisa merasakan langsung pengalaman berkendaranya. Dari situ kami juga akan mendapatkan masukan mengenai kisaran harga yang mereka anggap tepat," kata Shawn Xu, CEO Omoda & Jaecoo International.
Shawn Xu menegaskan bahwa penilaian internal tidak akan menjadi satu-satunya acuan dalam menentukan nilai jual mobil listrik ini di pasaran.
"Jadi, kami tidak menentukan harga hanya berdasarkan penilaian internal perusahaan. Keputusan kami akan didasarkan pada masukan dan kondisi pasar," ucap Shawn Xu, CEO Omoda & Jaecoo International.
Sementara itu, kesiapan jalur pemasaran, fasilitas produksi, hingga skema distribusi untuk Omoda O4 dipastikan telah dirancang secara matang.
"Untuk Omoda O4 ini, kita sudah mempersiapkan apa saja yang perlu disiapkan, dari kapasitas produksi, distribusi, dan lain-lainnya sudah kita siapkan," kata Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia.
Penambahan jaringan diler resmi yang berlanjut di berbagai daerah juga diyakini dapat memperlancar proses pengiriman unit ke tangan konsumen.
"Karena kan jaringan dealer kita pun makin bertambah ya, artinya pendistribusian akan lebih maksimal, seperti itu," ujar Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia.
Mobil listrik ini dibekali daya jelajah lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya serta fitur teknologi AI untuk memberikan pengalaman baru bagi para pengendaranya.
"Buat harga tentunya, harga yang akan kita berikan di market Indonesia pasti sangat sesuai, rasional, dan cocok untuk market EV. Karena kan kita bukan hanya membawa EV dengan range tinggi ya, 500 km++, tapi ada teknologi AI yang ada di dalamnya yang ini memberikan pengalaman baru buat konsumen, seperti itu. Nah, kalau tadi dibilang New Lohas, tentunya harganya pasti akan sangat menarik," kata Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia.