7 Tips Menghemat Air di Rumah Saat Musim Kemarau
Published
·
3 Reads
Memasuki musim kemarau, menghemat penggunaan air di rumah menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga ketersediaan sumber daya alam sekaligus menekan tagihan rumah tangga. Berikut adalah 7 tips praktis menghemat air yang dapat diterapkan bersama keluarga sehari-hari:
- Jangan biarkan air keran mengalir terus — Selalu tutup keran air jika sudah selesai digunakan agar tidak ada air yang terbuang sia-sia sekaligus mengedukasi anak untuk peduli lingkungan.
- Cuci buah dan sayur menggunakan wadah dan manfaatkan air bekas pakai — Gunakan baskom atau wastafel berisi air untuk mencuci bahan makanan daripada menggunakan air mengalir yang membuang 6-12 liter per menit, lalu manfaatkan air bekasnya untuk menyiram tanaman.
- Mandi menggunakan shower — Penggunaan shower aliran rendah atau sedang jauh lebih hemat air hingga lebih dari 60 persen dibandingkan mandi menggunakan gayung yang menelan sekitar 15 liter air.
- Minimalkan penggunaan air pada toilet duduk — Gunakan opsi penyiram ganda atau masukkan botol berisi air ke dalam tangki kloset untuk mengurangi kapasitas isi ulang air setiap kali diflush.
- Matikan keran saat menyikat gigi — Mematikan keran selama menyikat gigi dua kali sehari mampu menghemat sekitar 30 liter air per orang setiap harinya.
- Bijak dalam mencuci pakaian — Cucilah baju saat kapasitas mesin terpenuhi serta gunakan air dingin untuk menghemat energi, menjaga keawetan pakaian, dan mengurangi jejak karbon.
- Rebus air secukupnya — Rebuslah air sesuai kebutuhan saat memakai ketel listrik dan manfaatkan sisa air matang yang telah dingin untuk menyiram tanaman.
Melakukan kebiasaan sederhana secara konsisten dapat memberikan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan dan efisiensi pengeluaran rumah tangga.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author