Ubisoft Kembangkan Game Far Cry Baru dengan Kode Nama Kodiak
Ubisoft dilaporkan mulai melangkah ke proyek ambisius baru setelah keberhasilan Assassin's Creed Black Flag Resynced. Pengembang gim global ini kini tengah memproses seri Far Cry terbaru ke tahap produksi. Laporan eksklusif Insider Gaming seperti dilansir dari Gamebrott mengonfirmasi bahwa gim bertema Far Cry tersebut telah melewati fase konsep sejak awal Juli.
Proyek bernama kode Kodiak ini kini resmi memasuki masa pengembangan. Project Kodiak dirancang sebagai gim genre open-world FPS yang berfokus pada interaksi pemain serta dinamika cerita. Proyek ini memanfaatkan pondasi dari Project Maverick yang sebelumnya dibatalkan oleh Ubisoft.
Meski mengadaptasi elemen dasar Maverick, Kodiak sepenuhnya menanggalkan mekanisme extraction-shooter. Langkah ini mengabaikan elemen utama yang tadinya menjadi daya tarik utama pada proyek terdahulu.
Para sumber internal menyebut Project Kodiak sebagai salah satu agenda yang sangat ambisius. Kendati demikian, masa peluncurannya diprediksi masih memakan waktu beberapa tahun mendatang.
Perkembangan Project Blackbird dan Fitur Multiplayer
Di sisi lain, pengerjaan Project Blackbird yang menjadi judul utama seri Far Cry selanjutnya dilaporkan berjalan lancar. Proyek ini sebelumnya sempat mengalami hambatan teknis serta beberapa kali penundaan jadwal.
Project Blackbird dirancang membawa fitur multiplayer yang memungkinkan beberapa pemain bertualang bersama. Co-CEO Vantage Studios, Charlie Guillemot, menilai konsep proyek ini sangat potensial untuk dikembangkan lebih jauh jika sukses di pasaran.
Hingga saat ini, Ubisoft belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kemajuan Project Kodiak. Mengingat banyaknya proyek paralel seperti Blackbird, judul baru ini diperkirakan baru akan diperkenalkan secara publik dalam beberapa tahun ke depan.