Sutradara Henry Thurlow Beri Tanggapan Terkait Ending Manga Black Clover
Sutradara anime terkemuka Henry Thurlow memberikan pandangan jujurnya mengenai akhir cerita manga Black Clover yang resmi berakhir pada awal tahun 2026 ini. Evaluasi tersebut disampaikan setelah dirinya menyelesaikan seluruh bab dari komik karya Yuki Tabata tersebut, dilansir dari Detikcom pada Jumat (22/5/2026).
Thurlow yang terlibat aktif dalam produksi waralaba animasi One Piece menyoroti kualitas penutup cerita tersebut. Ia menilai akhir kisah petualangan Asta berada dalam kategori beresolusi baik namun tidak sampai di tahap yang luar biasa.
"Selesai membaca manga Black Clover jadi kurasa sudah waktunya untuk meninjau kembali (dan menyimpulkan) thread ini. Ini pendapat jujurku tentang endingnya: Lumayan. Tidak buruk. Tidak hebat. Berhasil. Baik-baik saja. Akan kukatakan, aku butuh bab epilog dengan Asta X Noelle atau aku akan kesal," kata Henry Thurlow.
Meskipun demikian, Thurlow tetap memberikan apresiasi terhadap bagaimana cara sang kreator dalam menyusun bagian akhir komik. Pengembangan seluruh karakter hingga akhir cerita dinilai sebagai poin positif yang berhasil diesekusi.
"Yang kusuka adalah mereka menyimpulkan semua poin plot dan memberi hampir setiap karakter epilog kecil yang bagus. Aku menghargai bagaimana Black Clover benar-benar menggunakan semua karakternya, dan bab terakhir tidak terkecuali. Secara keseluruhan, ending yang memuaskan, tapi…" lanjut Henry Thurlow.
Menurut sang animator, tempo penutupan serial tersebut berjalan terlalu cepat tanpa menghadirkan kejutan seperti pada busur cerita sebelumnya. Pertempuran final dianggap selesai begitu saja, sementara para penggemar membutuhkan konklusi yang masif atau dampak emosional yang lebih besar.
Sebelum mengerjakan proyek animasi televisi dan film One Piece Film: Red, Henry Thurlow tercatat telah terlibat dalam berbagai produksi anime populer lain. Rekam jejaknya meliputi keterlibatan pada animasi Attack on Titan, JoJo's Bizarre Adventure: Golden Wind, Naruto: Shippuden, Pokemon, hingga Tokyo Ghoul.