MicroStrategy Tingkatkan Cadangan Kas dan Vakum Beli Bitcoin Bulan Ini

Share

MicroStrategy meningkatkan cadangan kasnya menjadi US$3,75 miliar setelah mengumpulkan dana US$544,5 juta melalui penjualan saham biasa pekan lalu, menurut laporan yang diterbitkan pada 27 Juli 2026.

Selama satu bulan terakhir, perusahaan tidak melakukan pembelian Bitcoin baru dan fokus pada penguatan posisi kasnya, termasuk pembelian kembali saham preferen senilai US$25 juta. Jumlah Bitcoin yang dimiliki tetap 843.775 koin, tanpa perubahan.

Michael Saylor, Ketua Eksekutif MicroStrategy, mengatakan bahwa cadangan kas sebesar US$3,75 miliar cukup untuk menutupi dividen saham preferen selama 2,1 tahun, menunjukkan strategi likuiditas yang kuat.

Perusahaan terakhir kali membeli Bitcoin sebanyak 520 BTC senilai sekitar US$34,9 juta untuk periode minggu yang berakhir 21 Juni, setelah itu tidak ada transaksi pembelian Bitcoin baru yang dilaporkan hingga saat ini.

Pada periode 29 Juni hingga 5 Juli, MicroStrategy justru melakukan penjualan 3.588 BTC senilai sekitar US$216 juta, yang merupakan penjualan terbesar dalam sejarah perusahaan. Dana hasil penjualan digunakan untuk membayar dividen saham preferen dan memperkuat posisi kas.

Rasio nilai pasar saham terhadap nilai Bitcoin yang dimiliki MicroStrategy (mNAV) sempat turun di bawah 1 pada akhir Juni, sebuah kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya, sebelum pulih ke kisaran 1,03. Manajemen menyebut titik impas yang sehat berada di sekitar 1,22.

Julio Moreno, Kepala Riset CryptoQuant, mengaitkan penurunan harga saham preferen MicroStrategy dengan memburuknya fundamental perusahaan, terutama karena kewajiban dividen yang meningkat hingga empat kali lipat menjadi US$1,2 miliar dalam enam bulan terakhir.

"Kewajiban dividen melonjak empat kali lipat dalam enam bulan menjadi US$1,2 miliar, sementara cakupan pembayaran dividen merosot dari lebih dari tujuh tahun menjadi sekitar 14 bulan," ujar Julio Moreno.

Dia merekomendasikan agar MicroStrategy menghentikan pembelian Bitcoin dan fokus membangun cadangan kas yang lebih kuat.

Proyeksi laba usaha kuartal II MicroStrategy diperkirakan mencapai US$3,86 miliar, berbalik dari dua kuartal sebelumnya yang mencatatkan kerugian, meskipun proyeksi tersebut rentan terhadap dampak koreksi harga Bitcoin pada Juni.

Harga saham MicroStrategy (MSTR) tercatat turun sekitar 33% sepanjang 2026, lebih dalam dibandingkan penurunan harga Bitcoin sekitar 24% selama periode yang sama.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author