Donald Trump Kunjungi Pabrik GM Michigan Dorong Kebijakan Ekonomi

Share

Presiden Donald Trump mempromosikan kebijakan ekonomi dan pencapaian industrinya saat berbicara di pabrik General Motors di Michigan pada Senin, 27 Juli 2026. Langkah politis ini dilakukan untuk merebut kembali basis dukungan di wilayah pusat otomotif Amerika Serikat tersebut.

Kunjungan ke fasilitas pengujian kendaraan ini menjadi krusial mengingat hasil survei EPIC-MRA bulan lalu menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Trump merosot ke angka 33 persen. Angka tersebut turun drastis dari perolehan suara 49,73 persen yang diperolehnya saat memenangkan negara bagian tersebut pada pemilu sebelumnya.

Gedung Putih mencatat investasi miliaran dolar telah masuk ke Michigan melalui ekspansi produsen otomotif utama seperti GM, Ford, dan Stellantis. Meski demikian, data tenaga kerja federal mencatat sektor manufaktur secara nasional sempat kehilangan 2.000 lapangan kerja pada Mei sebelum menambah 3.000 pekerjaan pada Juni.

Di hadapan para pendukungnya yang membawa poster bertuliskan pekerjaan Amerika, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya berhasil membawa pertumbuhan industri dalam jumlah besar.

"Kita berada dalam kondisi yang sangat luar biasa sebagai sebuah negara," kata Trump.

Ia mengklaim bahwa investasi di sektor manufaktur saat ini merupakan yang terbesar dalam sejarah domestik.

"Kami membangun lebih banyak pabrik mobil dan lebih banyak fasilitas manufaktur dibandingkan waktu kapan pun dalam sejarah negara kita," kata Trump.

Pengamat politik dari Oakland University, David Dulio, menilai bahwa ketidakpuasan pemilih di Michigan berkaitan langsung dengan indikator ekonomi harian seperti harga bahan bakar dan bahan pokok. Selain itu, kebijakan tarif dan ketegangan perdagangan dengan Kanada turut menciptakan ketidakpastian bagi pusat perdagangan Midwestern tersebut.

Persaingan politik di Michigan diprediksi semakin ketat menjelang pemilu Senat mendatang untuk memperebutkan kursi yang ditinggalkan Gary Peters dari Partai Demokrat. Hasil di negara bagian kunci ini juga diperkirakan menjadi penentu peta kekuatan politik menuju pemilu presiden 2028.

Dalam pidatonya, Trump menuding pemerintahan sebelumnya tidak bertindak saat negara lain mengambil lapangan kerja manufaktur dalam negeri.

"Pada akhirnya, Michigan memiliki presiden yang membela pekerja otomotif Michigan dan mengutamakan Amerika," kata Trump.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author