Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar Kasus Investasi Bodong DSI
Aktor Dude Harlino mengembalikan seluruh honor sebagai ambassador senilai Rp5,25 miliar kepada Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penipuan investasi PT Dana Syariah Indonesia (DSI) pada Senin (27/7/2026), dilansir dari Detik Hot.
Langkah penyerahan dana tersebut diambil karena kepeduliannya terhadap ribuan korban yang mengalami kerugian finansial akibat dana simpanan mereka di PT DSI tidak bisa dicairkan.
Dude menjelaskan bahwa keputusan pengembalian honor didasari oleh rasa empati setelah mengetahui latar belakang para korban yang memanfaatkan dana tersebut untuk berbagai kebutuhan mendesak.
"Ada sebagian yang pensiunan, dana pensiunnya diletakkan di sana. Ada yang untuk biaya kesehatan anaknya. Ada yang untuk biaya sekolah anaknya.
Ada yang buat biaya nikah, gitu ya. Jadi buat saya, kondisi ini memang terdampak kepada ribuan orang," kata Dude Harlino kepada detikcom di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026).
Kepedulian terhadap para korban investasi ini diakui suami Alyssa Soebandono tersebut telah tumbuh sejak tahun sebelumnya melalui komunikasi intensif via pesan singkat.
"Oh iya, ada beberapa yang sebenarnya dari tahun lalu. Dari tahun lalu banyak yang DM dan sebagainya, banyak yang intens kita berkomunikasi. Saya banyak dapat informasi tentang kondisi mereka dan sebagainya. Jadi, ya buat saya apa yang bisa saya bantu, saya bantu," jelasnya.
Selain berkomunikasi di media sosial, Dude juga terlibat langsung mendampingi perwakilan paguyuban lender dalam acara penyiaran podcast untuk menyuarakan kondisi para korban.
"Bahkan ada beberapa kemarin dari tahun lalu, awal tahun kemarin itu, kita beberapa podcast ya di Denny Sumargo dan sebagainya, itu bareng dengan perwakilan paguyuban lender gitu, kan. Jadi ya buat saya, apa yang bisa saya bantu, saya akan coba bantu sebisa saya," ungkap Dude.
Dude berharap pengembalian honorarium yang diserahkannya dapat membantu memperlancar proses restitusi atau ganti rugi bagi sekitar 14 ribu orang yang menjadi korban.
"Ini bagian dari, apa namanya, usaha saya untuk bisa mengembalikan dengan baiklah, kurang lebih seperti itu. Karena ya apa namanya, dari 14.000 orang dan sebagainya, ini kan jumlah yang cukup besar. Maka saya berpikir apa ya kontribusi yang bisa saya lakukan, gitu," tutupnya.