Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Jakarta Pusat

Share

Monumen patung Kerusuhan Dua Tujuh Juli (Kudatuli) diresmikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di depan Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026). Karya seni ini dilansir dari Detikcom merupakan buah kontemplasi Megawati dalam mengenang cita-cita ayahnya, Bung Karno, saat memerdekakan Indonesia.

Bangunan monumen berukuran besar tersebut menampilkan wujud seorang wanita berkeadaan mulut terbuka layaknya berteriak sembari memeluk lima orang lainnya. Patung tersebut merefleksikan makna kesabaran revolusioner yang bersumber dari keyakinan, keteguhan, serta keberanian.

"Saudara-saudara sekalian yang saya cintai, secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada seniwati yang saya kenal dan cintai. Saya memanggilnya Mbak Dolorosa Sinaga, yang telah menggambarkan dengan baik terhadap apa yang saya kontemplasikan selama ini," kata Megawati.

Ungkapan apresiasi tersebut disampaikan Megawati atas perwujudan karya patung dari hasil renungannya. Ia menegaskan bahwa perenungan tersebut melibatkan pemikiran dan doa mengenai perjalanan bangsa Indonesia.

"Kontemplasi itu berpikir, merenung, berdoa. Lalu kita, saya selalu berdoa, mengatakan kepada Allah subhanahuwata'ala, kapan akan berhenti keadaan Republik Indonesia yang dicita-citakan oleh bapak saya menjadi sebuah negara yang mandiri, yang kaya raya, rakyatnya hidupnya sejahtera, aman, dan sentosa," pukas Megawati.

Pengalaman hidup yang dilalui Megawati turut menjadi landasan perumusan gagasan sebelum akhirnya diejawantahkan ke dalam bentuk monumen fisik tersebut. Prinsip keteguhan dan keberanian menjadi poin utama yang ia tekankan dalam menyikapi setiap perjuangan.

"Kita kalau yakin dalam kehidupan dan setelah itu tahu untuk apa kita punya keyakinan, maka harus punya keteguhan dan keberanian. Setelah itu, di dalam menjalankannya, kita tidak pernah boleh putus asa. Oleh sebab itu, kita harus punya kesabaran revolusioner," terangnya.

Ia menerangkan bahwa konsep kesabaran revolusioner berfungsi sebagai dorongan bagi seseorang untuk terus mencari jalan keluar saat menghadapi rintangan. Langkah tersebut dilakukan guna mengatasi berbagai rintangan yang mencoba menghentikan pergerakan.

"Apa arti kesabaran revolusioner? Adalah kalau kita terbentur oleh penghalang, maka kita tidak jangan berdiam diri. Kita pergilah perlahan-lahan untuk menghindarinya.

Kesemuanya itu sebenarnya harus diajarkan kepada para rakyat kita di mana pun mereka berada. Kesemuanya yang empat itu menyatu dalam sebuah keyakinan yang kental, bahwa kebenaran pada akhirnya akan menang," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author