Penulis Keigo Higashino Meninggal Dunia Akibat Kanker Usus Besar
Dunia sastra Jepang berduka setelah novelis misteri ternama Keigo Higashino meninggal dunia pada usia 68 tahun akibat penyakit kanker usus besar pada Kamis, 23 Juli 2026 dini hari. Kabar duka tersebut disampaikan secara resmi oleh pihak penerbit Kodansha melalui situs resminya pada Senin, 27 Juli 2026.
Upacara pemakaman penulis novel ternama "The Devotion of Suspect X" ini telah dilangsungkan secara tertutup dan hanya dihadiri oleh anggota keluarga dekat sesuai dengan permintaan mendiang.
Penerbit Kodansha menyampaikan pernyataan resminya terkait kepergian salah satu penulis paling produktif di Jepang tersebut.
"Penulis Keigo Higashino meninggal dunia karena kanker usus besar pada dini hari tanggal 23 Juli. Beliau berusia 68 tahun," kata penerbit Kodansha.
Pihak penerbit juga menambahkan harapan agar karya-karya peninggalan mendiang terus diapresiasi oleh masyarakat luas.
"Kami percaya karya-karya yang beliau hasilkan akan terus memikat banyak pembaca. Harap terus nikmati novel-novel Tn. Higashino," ujar AFP mengutip penerbit Kodansha.
Dalam pengumuman resminya, Kodansha memohon pengertian publik terkait prosesi duka keluarga.
"Kami dengan hormat menyampaikan belasungkawa terdalam dan dengan ini menyampaikan pengumuman ini," tutur penerbit Kodansha.
Penerbit juga menyatakan secara hormat menolak uang duka, karangan bunga, maupun ucapan belasungkawa dalam bentuk telegram, serta menyebutkan bahwa rincian mengenai acara peringatan terpisah akan diumumkan kemudian jika telah diputuskan.
"Kami dengan tulus memohon maaf, namun kami dengan hormat menolak uang duka, karangan bunga, dan persembahan uang. Rincian mengenai pertemuan peringatan di masa depan akan diumumkan setelah diputuskan," ucap penerbit Kodansha.
Lahir di Osaka pada tahun 1958, Higashino menempuh pendidikan di fakultas teknik Osaka Prefectural University dan sempat bekerja sebagai insinyur sebelum memfokuskan kariernya sebagai penulis novel. Ia memulai debutnya pada tahun 1985 lewat novel "After School" yang berhasil meraih Penghargaan Edogawa Rampo ke-31.
Sepanjang kariernya, Higashino memenangkan berbagai penghargaan bergengsi seperti Mystery Writers of Japan Award untuk novel "Secret", serta Penghargaan Naoki ke-134 dan Honkaku Mystery Award ke-6 untuk novel "The Devotion of Suspect X". Karya-karyanya seperti serial "Galileo" dan "The Miracles of the Namiya General Store" juga sukses besar dan banyak diadaptasi ke dalam film serta drama televisi di berbagai negara, termasuk Korea Selatan dan China.
Para penggemar di media sosial turut menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian sang penulis.
"Terima kasih banyak. Serial 'Detektif Galileo' Anda adalah novel pertama yang saya beli. Terima kasih banyak telah memberi saya pengalaman membaca terbaik yang pernah ada," kata seorang pengguna asal Jepang di X.
Ungkapan terkejut dan duka juga membanjiri lini masa media sosial menyusul pengumuman tersebut.
"Benarkah? Tak terpercaya, tolong seseorang beri tahu saya bahwa ini bohong," tulis pengguna lain.
Bagi sebagian pembaca, karya-karya Higashino memberikan dampak yang sangat mendalam sepanjang hidup mereka.
"Sejak saya membaca novel Tn. Higashino saat remaja, kehidupan saya sebagai pencinta buku dimulai. Novel-novelnya mengejutkan saya, mempengaruhi saya, dan membuat saya merasakan seluruh rentang emosi. Ini semua adalah harta karun saya," tambah yang ketiga.
Hingga akhir hayatnya, Higashino terus menulis di tengah menjalani perawatan medis. Pihak Kodansha mencatat bahwa total bibliografinya mencapai 106 buku, di luar karya kolaborasi, dengan total sirkulasi kumulatif di Jepang melampaui 100 juta kopi. Buku terbaru mendiang yang berjudul "Eternal Memory" dijadwalkan terbit pada 5 Agustus mendatang.