Kontak Kulit ke Kulit Turunkan Stres Bayi dan Tingkatkan ASI Eksklusif

Share

Kontak kulit ke kulit atau skin to skin contact (SSC) setelah persalinan dapat menurunkan stres pada bayi baru lahir dan meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif selama lima hari pertama, menurut penelitian yang dilakukan di Türkiye.

Penelitian ini melibatkan 60 pasangan ibu dan bayi yang lahir cukup bulan melalui persalinan normal. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok SSC yang melakukan kontak kulit ke kulit sekitar dua hingga tiga menit setelah lahir selama rata-rata 32 menit, dan kelompok kontrol yang mendapatkan perawatan rutin tanpa SSC segera setelah lahir.

Para peneliti menggunakan newborn stress scale (NSS) untuk mengukur tingkat stres bayi pada beberapa waktu pengamatan, termasuk saat pemberian suntikan vitamin K. Selain itu, kadar bilirubin serum total (TSB), keberhasilan ASI eksklusif, dan penurunan berat badan bayi selama lima hari pertama juga dievaluasi.

Kondisi ibu dan bayi pada kedua kelompok relatif serupa sehingga hasil dapat dibandingkan secara objektif. Lima menit setelah SSC dimulai, bayi yang menjalani skin to skin contact menunjukkan penurunan skor stres yang signifikan, terutama saat menerima suntikan vitamin K, dibandingkan kelompok kontrol.

"Bayi yang menjalani skin to skin contact mengalami penurunan skor stres secara drastis," ujar peneliti dari studi tersebut.

Perbedaan tingkat stres ini secara statistik sangat bermakna, yang menegaskan bahwa SSC efektif menenangkan bayi saat prosedur medis.

Dalam hal pemberian ASI eksklusif, hampir seluruh bayi pada 24 jam pertama mendapat ASI eksklusif. Namun, pada hari kelima, 86,7 persen bayi di kelompok SSC masih mendapatkan ASI eksklusif, sedangkan kelompok kontrol hanya 60,0 persen.

"SSC sejak dini berhubungan dengan keberhasilan mempertahankan pemberian ASI eksklusif," kata peneliti lain yang terlibat dalam studi ini.

Meski ASI eksklusif lebih tinggi pada kelompok SSC, kadar bilirubin serum total (TSB) pada hari kelima dan penurunan berat badan bayi tidak berbeda signifikan antara kedua kelompok.

Penelitian ini menegaskan pentingnya kontak kulit ke kulit sejak dini sebagai bagian dari perawatan pasca persalinan untuk menurunkan stres bayi dan mendukung keberhasilan menyusui, tetapi efek SSC terhadap kadar bilirubin masih perlu diteliti lebih lanjut, dilansir dari HaiBunda.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author