Polisi Siagakan 200 Personel Pasca Bentrokan Maut di Menteng
Aparat kepolisian menyiagakan 200 personel gabungan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, untuk mengamankan lokasi usai bentrokan maut antarwarga pada Minggu (26/7) pagi. Insiden bentrokan yang dipicu akibat perselisihan terkait sarapan nasi uduk tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Petugas Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat memastikan kondisi di lokasi kejadian saat ini sudah kembali terkendali. Langkah pengamanan ketat langsung diterapkan guna mencegah timbulnya konflik susulan di area tersebut.
"Sudah kondusif pagi ini," ujar Kasat Reskrim AKBP Roby Saputra.
Kesiapsiagaan personil di tempat kejadian perkara terus dipertahankan untuk menjamin keamanan masyarakat sekitar. Petugas dari berbagai instansi disebar di beberapa titik Jalan Tambak.
"Masih dijaga. Sekitar 200 personil gabungan TNI, personil Polda, Polres Jakpus dan Polsek Menteng," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakpus Iptu Erlyn Sumantri.
Aksi saling lempar batu di tengah jalan terjadi saat pertikaian meletus antara warga dan sekelompok orang. Sejumlah pihak yang terlibat tampak membawa kayu serta bambu, hingga mengakibatkan kerusakan pada pagar dan barang-barang di sekitar lokasi.
Meskipun situasi telah dipastikan aman, pihak kepolisian masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait detail peristiwa penyerangan ini. Korban tewas sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Betul ada kejadian yang dimaksud, tapi sampai sekarang saya belum ada data lengkapnya," ujar Iptu Erlyn.