IHSG Berpotensi Rebound Efek Meredanya Tensi Geopolitik AS Iran

Share

Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi mengalami penguatan terbatas setelah pergerakan pasar saham global dan harga minyak mentah merespons positif kesepakatan penahanan serangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Tim Analis Maybank Sekuritas Indonesia memproyeksikan potensi penguatan IHSG dalam jangka pendek akan menguji resistance downtrend line di kisaran 6.280, celah gap pada level 6.307, hingga puncak tertinggi sebelumnya di posisi 6.454. Sementara itu, rentang pergerakan harian berdasarkan titik pivot berada pada level support 6.147 hingga 6.099 dan resistance 6.256 hingga 6.317.

Sentimen positif global terdorong oleh perbaikan indikator ekonomi pasar dunia setelah harga minyak mentah acuan merosot lebih dari 4 persen. Di saat yang sama, indeks saham futures AS menguat di atas 0,5 persen dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun melandai ke level 4,63 persen.

Stabilitas nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang berada di rentang Rp17.920 hingga Rp18.000 per Dolar AS turut menjadi penopang pergerakan pasar domestik. Kondisi mata uang yang terjaga ini memperkuat ekspektasi terjadinya relief rally pada pergerakan indeks dalam negeri.

Pergerakan IHSG pekan ini menjadi bentuk pemulihan setelah pada pekan lalu terkoreksi sebesar 1,88 persen dengan total nilai transaksi mencapai Rp17,7 triliun. Tekanan terhadap indeks pada pekan lalu sempat diperberat oleh penurunan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar 5,71 persen pasca rilis laporan keuangan, meski tertahan oleh pergerakan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Laju penguatan IHSG ke depan diperkirakan akan dimotori oleh pergerakan saham BBCA serta rebound saham BMRI yang penurunannya dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental perusahaan. Selain saham perbankan, perlawanan dari saham-saham berkapitalisasi pasar besar seperti BRPT, TPIA, BREN, dan DSSA juga diproyeksikan bakal menjaga sinyal rebound indeks.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author