Andrea Pirlo Tanggapi Kontroversi Calon Pelatih Timnas Italia

Share

Pelatih Fc United Dubai Andrea Pirlo menyampaikan pernyataan terbuka melalui media sosial untuk mengklarifikasi kontroversi komersial yang mengancam peluangnya menjadi juru taktik baru tim nasional Italia. Klarifikasi tersebut merespons sorotan publik terkait kerja sama sponsorship yang melibatkannya.

Sorotan terhadap pelatih berusia 47 tahun itu mencuat di tengah rencana Direktur Teknik FIGC Paolo Maldini dan penasihat Leonardo yang ingin menunjuknya memimpin skuat Azzurri. Kerja sama bisnis yang dijalankan Pirlo di Uni Emirat Arab dinilai beberapa pihak bermuatan politik.

Pirlo menegaskan bahwa seluruh aktivitas profesional yang dijalankannya selama ini selalu mematuhi aturan hukum dan kontrak kerja yang berlaku di negara tempatnya bertugas.

"Dalam beberapa hari terakhir saya menyaksikan dengan rasa prihatin yang mendalam atas perdebatan yang berkembang di sekitar nama saya dan kemungkinan untuk mengisi peran sebagai Pelatih Tim Nasional Italia. Demi menghormati institusi, Federasi, dan semua orang yang terlibat, saya memilih untuk tetap diam hingga saat ini. Namun saya merasa wajib untuk mejelaskan beberapa aspek.

Sepanjang karier saya, pertama sebagai pemain dan kini sebagai pelatih, saya selalu menjalankan aktivitas dengan menghormati hukum di negara tempat saya bekerja dan kontrak yang saya tandatangani. Kerja sama profesional yang menjadi objek kontroversi baru-baru ini lahir dalam lingkup perjalanan kerja saya di Uni Emirat Arab dan sepenuhnya bersifat komersial serta olahraga," ujar Andrea Pirlo, Pelatih Fc United Dubai.

Mantan pemain timnas Italia tersebut menolak jika keterikatan komersial itu dikaitkan dengan pandangan politik tertentu.

"Mengkaitkan makna politik pada kerja sama tersebut berarti mengaitkan keyakinan yang tidak pernah saya nyatakan dan bukan milik saya. Saya ingin berterima kasih kepada Maldini dan Leonardo atas penghargaan dan kepercayaan yang mereka tunjukkan kepada saya. Saya tahu kompetensi, keseriusan, dan rasa cinta yang selalu mereka berikan untuk sepak bola Italia.

Saya menyesali bahwa sebuah pilihan yang bersifat olahraga dengan cepat diseret ke dalam perdebatan publik yang pada akhirnya mengatribusikan makna dan niat yang bukan milik saya kepada diri saya. Rasa cinta untuk Italia tidak tergantung pada suatu jabatan. Itu adalah bagian dari sejarah saya, identitas saya, dan akan terus menyertai saya, selalu," kata Andrea Pirlo, Pelatih Fc United Dubai.

Keputusan resmi mengenai penunjukan pelatih baru tim nasional Italia akan dibahas dalam agenda rapat Dewan Federasi FIGC mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author