JR West Pensiunkan Shinkansen Hello Kitty di Jepang

Share

Operator kereta api West Japan Railway (JR West) resmi menghentikan operasional Shinkansen Hello Kitty setelah kereta ikonik tersebut melakukan perjalanan terakhirnya di jalur Sanyo Shinkansen, Jepang, pada Minggu (17/5/2026).

Layanan kereta bernuansa merah muda ini disudahi setelah beroperasi selama hampir delapan tahun dengan total angkutan mencapai sekitar satu juta penumpang, seperti dilansir dari Detik Travel yang mengutip VN Express.

Momen pembongkaran layanan ini disambut antusiasme para penggemar yang memadati peron stasiun dengan membawa kamera serta berbagai suvenir karakter besutan Sanrio tersebut.

Kereta bertema ini diluncurkan oleh JR West sebagai magnet pariwisata di kawasan Jepang barat dengan eksterior bermotif pita merah muda sebagai simbol konektivitas antarkomunitas.

Fasilitas di dalam armada mencakup gerbong pameran khusus produk regional, ruang penumpang bertema karakter, hingga modifikasi melodi kedatangan stasiun dengan lagu Hello Kitty.

Layanan reguler Kodama tersebut sebelumnya menghubungkan stasiun Shin-Osaka menuju Hakata di Fukuoka dengan pemberhentian di kota-kota besar seperti Kobe, Himeji, Okayama, dan Hiroshima.

Berdasarkan laporan J-CAST News, keberangkatan terakhir dari Shin-Osaka tercatat pada pukul 11:37 pagi waktu setempat menuju destinasi akhir di Hakata.

Kebijakan penghentian operasional ini berkaitan langsung dengan rencana JR West untuk memensiunkan seluruh armada Shinkansen seri 500 yang menjadi basis dari kereta Hello Kitty tersebut.

Kereta seri 500 yang diperkenalkan pada tahun 1997 merupakan armada pertama yang menembus kecepatan 300 km/jam untuk layanan penumpang reguler dan dirancang silindris guna mereduksi hambatan udara.

Pihak manajemen JR West menyatakan bakal menarik seluruh rangkaian seri 500 yang tersisa secara bertahap hingga tahun 2027 mendatang untuk digantikan dengan armada seri N700 yang memiliki konfigurasi delapan gerbong.

Sebelum bersolek dengan tema Sanrio pada tahun 2018, rangkaian kereta legendaris ini juga sempat menggunakan corak bertema anime "Evangelion" sejak tahun 2015 untuk memperingati hari jadi jalur Sanyo Shinkansen.

"Evangelion," menandai ulang tahun ke-40 Sanyo Shinkansen, sebelum diubah menjadi Hello Kitty pada tahun 2018.

Strategi pemasaran berbasis karakter populer memang kerap diadopsi operator kereta regional Jepang, seperti langkah JR Kyushu yang meluncurkan kereta bertema Super Mario dari Nintendo pada akhir tahun 2025.

Hingga saat ini, pihak JR West belum merilis pengumuman resmi mengenai potensi hadirnya kereta bertema baru untuk mengisi kekosongan jalur Sanyo pasca-pensiunnya Hello Kitty.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author