Pernyataan Nilai Uang Endang Yustika Pemicu Perdebatan Netizen
Gelombang kritik warganet menerjang selebritas internet Endang Yustika pada 26 Juli 2026 akibat unggahan mengenai hubungan kondisi finansial dan nilai seseorang. Unggahan di platform Threads tersebut dinilai tidak sensitif terhadap perjuangan ekonomi masyarakat luas.
Awal perdebatan bermula ketika sebuah tulisan yang memandang rendah status ekonomi seseorang menyebar luas di media sosial.
"Terima fakta kalau lo gak punya uang, lo gak punya nilai. Pahit tapi fakta," tulis Endang Yustika dalam unggahan di platform Threads.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari publik yang menilai pandangan tersebut mengabaikan kerja keras pekerja harian dan pelaku usaha kecil.
"Tone deaf maksimal! Lu kira orang jualan bakso, orang jualan pecel lele, UMKM yang masak dari jam 1 pagi dan tutup warung jam 11 malam, itu mereka gak kerja keras?" tulis salah satu warganet melontarkan protes.
Merespons berbagai tanggapan tajam publik, pengusaha muda ini melontarkan sanggahan melalui sebuah tayangan video dan mengecap platform tersebut secara negatif.
"Aku tuh gak pernah dendam sama siapa pun, kecuali warga Threads. Tempat paling toxic di muka Bumi ini adalah Threads, walaupun ada positifnya," kata Endang Yustika.
Dalam tayangan yang sama, ia berpandangan bahwa pengguna platform tempatnya mengunggah pesan tersebut berisikan orang-orang yang gemar membicarakan orang lain.
"I mean like, soalnya di sana tuh siapa saja jadi bahan omongan. Hari ini mereka ngomongin artis, besoknya ngomongin influencer. Luar biasa, semua orang diomongin," kata Endang Yustika.
Ia juga menambahkan penilaian personalnya terhadap latar belakang para pengguna platform media sosial tersebut.
"Karena kalau orang punya background pendidikan, pekerjaan, suaminya berkecukupan, keluarga bahagia dia gak akan ngumpul di lingkungan tersebut," ujar Endang Yustika.
Hingga saat ini, perselisihan opini mengenai pandangan finansial dan penilaian terhadap warganet tersebut masih terus bergulir di ranah publik media sosial.