PSI Imbau Tenang Terkait Pencalonan Kaesang di Jawa Tengah 2029

Share

Ketua DPP PSI Bestari Barus mengajak semua pihak untuk tidak panik menyikapi rencana Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota legislatif DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V pada Pemilu 2029.

Bestari merespons keyakinan Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo yang menyatakan Jawa Tengah tetap menjadi "Kandang Banteng" meski Kaesang bertarung di dapil tersebut.

"Ya, bagi kami apa yang perlu ditanggapi dari apa yang diucapkan Ganjar, gitu. Iya, kan? Karena bukan juga kita ikut kontestasi pemilu nanti, bukan mau menantang partainya dia. Tapi mengikuti apa yang menjadi tahapan pemilu itu sendiri, gitu," ujar Bestari.

Bestari menegaskan PSI menghormati setiap partai yang ingin mempertahankan basis politiknya, namun PSI juga berhak membesarkan partainya di Jawa Tengah.

"Jadi, kalau ada yang mengatakan ‘kami akan pertahankan kandang kami’, ya itu enggak apa-apa, wong kami mau membuat kandang di sana juga, mau membesarkan partai kami dan mendekat kepada masyarakat dan mengajak masyarakat bersama-sama dengan PSI, ya kan? Itu kan hal yang wajar-wajar saja. Enggak usah panik menghadapi PSI, selow saja," ucapnya.

Ia kembali meminta semua pihak tidak berlebihan menyikapi langkah politik PSI menjelang Pemilu 2029.

"Ya, enggak usah panik, lah. Enggak usah, enggak perlu ditanggap-tanggapin. Yang penting semua partai siap saja menghadapi nanti Pesta Demokrasi 2029," tambah Bestari.

Bestari menjelaskan keputusan Kaesang maju dari Dapil Jawa Tengah V merupakan arahan internal PSI setelah Rakernas di Makassar, di mana pengurus DPP diminta mulai menentukan daerah pemilihan masing-masing.

"Pertama, bahwa pada Rakernas kami di Makassar, kita itu, DPP itu kumpul, ya. Dikumpulkan, kemudian ada pengarahan untuk mulai menentukan dapil masing-masing. Jadi, kita berkewajiban," kata Bestari.

Bestari mengungkapkan dirinya juga sudah menentukan dapil untuk Pileg 2029 di Dapil DKI Jakarta II, sementara Kaesang memilih Dapil Jawa Tengah V.

"Maka saya pun sudah menempatkan diri untuk masuk di Dapil 2 Jakarta, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Selatan. Begitu juga yang lainnya, termasuk juga Mas Kaesang. Alhamdulillah, sudah mengumumkan kemarin beliau masuk, maju, berencana maju di Dapil 5 Jawa Tengah, toh, alhamdulillah," ujarnya.

Bestari menambahkan keputusan Kaesang maju dari Jawa Tengah sesuai dengan pernyataan sebelumnya yang menyebut Jawa Tengah sebagai "Kandang Gajah".

"Sekaligus juga ini kan pada satu kesempatan beberapa waktu lalu. Mas Kaesang sebagai Ketua Umum pernah menyampaikan bahwa Jawa Tengah itu Kandang Gajah. Nah, jadi menjadi wajar juga kalau Mas Kaesang itu maju dari wilayah Jawa Tengah, Dapil 5, kan begitu," jelas dia.

Bestari membantah pencalonan Kaesang sebagai bentuk tantangan terhadap PDIP.

"Ya, kan kembali lagi bahwa kita semua ini punya kewajiban untuk mulai masuk di dapil masing-masing. Mas Kaesang wajar saja ada di Dapil V Solo, Jawa Tengah itu, di Solo sekitarnya. Ya, kan karena memang beliau itu besar di sana, gitu. Iya, toh," ujar Bestari.

"Dan kalau dikaitkan dengan apakah ini berupa tantangan, tidak. Kita semuanya kan mengikuti kontestasi ini nanti. Sebagai salah satu peserta pemilu tentu bukan berhadapan hanya dengan satu partai. Tapi kan banyak sekali partai nanti akan menjadi peserta pemilu," tambahnya.

Bestari menilai persaingan di dapil tersebut sebagai kompetisi demokrasi, bukan permusuhan antarpartai.

"Ya, kalau kebetulan di sana ada orang-orang besar, ya memang orang-orang besar itu harus berhadapan dengan orang besar, salah satunya, gitu, loh. Iya, kan? Artinya berbagi ruang saja, bukan juga musuh, tetapi lebih kepada adalah kawan demokrasi, gitu, loh," pungkas Bestari.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang maju sebagai caleg DPR RI dari Dapil Jawa Tengah V pada Pileg 2029.

Ganjar tetap yakin Jawa Tengah akan menjadi "Kandang Banteng", sebutan yang melekat pada basis suara PDIP.

"Saya masih yakin Kandang Banteng," ujar Ganjar di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat.

Ganjar menilai pencalonan Kaesang sebagai hak politik yang dijamin konstitusi.

"Ya, harusnya masyarakat punya hak. Dan negara melindungi hak turut serta dalam pemerintahan, jadi siapa pun boleh," kata Ganjar.

Ganjar juga tidak khawatir pencalonan Kaesang akan memengaruhi suara Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang maju dari Dapil Jawa Tengah V.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Jawa Tengah PDIP Pemilu Politik PSI
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author