Toyota Perluas Program Vokasi ke Bali dan Lombok

Share

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memperluas program Vocational School Development ke Provinsi Bali dan Lombok pada 2026. Langkah ini ditandai dengan penyerahan donasi alat peraga mesin teknologi terkini untuk SMKN 1 Denpasar dan SMK Rekayasa Denpasar sebagaimana dilansir dari Detik Oto.

Perluasan program tersebut menambah empat sekolah binaan baru sehingga total akumulasi di tingkat nasional menjadi 34 SMK. Sebelumnya, program yang berjalan sejak 2017 ini telah menjangkau 30 sekolah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Prosesi penyerahan unit mesin dilakukan langsung oleh jajaran direksi TMMIN. SMKN 1 Denpasar menerima satu unit mesin bensin Toyota tipe 2TR, sementara SMK Rekayasa Denpasar mendapatkan satu unit mesin diesel Toyota tipe 2GD.

Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kegiatan praktikum siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO). Selain donasi alat, TMMIN menjalankan peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan keterampilan dasar industri serta penyelarasan kurikulum sekolah.

"Investasi terbaik bagi industri adalah investasi pada manusia. Karena itu, kami memandang sekolah vokasi sebagai ruang untuk menumbuhkan kompetensi sekaligus karakter calon talenta industri. Melalui dukungan fasilitas pembelajaran dan kolaborasi yang berkelanjutan, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri nasional," ujar Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto.

Upaya penyelarasan ini dirancang untuk membangun budaya kerja industri sejak dalam lingkungan sekolah, mencakup aspek keselamatan kerja, disiplin, kualitas, hingga pemahaman peningkatan berkelanjutan.

"Kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri menjadi kunci dalam membangun ekosistem vokasi yang berkelanjutan. Ketika sekolah memiliki akses terhadap pembelajaran berstandar industri, guru terus mengembangkan kompetensinya, dan siswa memperoleh pengalaman praktik yang relevant, maka akan lahir talenta-talenta yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan," ujar Wakil Presiden Direktur TMMIN, I Nyoman Winaya Adnyana.

Program ini diharapkan dapat mendukung agenda pemerintah dalam revitalisasi pendidikan vokasi guna melahirkan sumber daya manusia yang kompeten di berbagai sektor.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author