Gen Z Menerapkan Work Life Balance Demi Menjaga Kesehatan Mental
Tuntutan pekerjaan yang tinggi mendorong banyak Gen Z menempatkan kesehatan mental sebagai prioritas utama. Laporan Deloitte Global 2024 Gen Z and Millennial Survey mengungkapkan sebanyak 46% Gen Z merasa cemas serta mengalami stres hampir sepanjang waktu kerja mereka.
Keseimbangan dunia kerja dan kehidupan pribadi kini menjadi pertimbangan utama bagi generasi muda saat memilih tempat kerja. Dilansir dari Detik Health, kebiasaan menjaga ritme kerja tersebut dinilai lebih berharga dibandingkan pencapaian tradisional seperti jabatan atau materi.
Terdapat beberapa metode praktis yang diterapkan Gen Z untuk menjaga kesehatan mental di tengah kesibukan harian:
1. Menyusun Skala Prioritas
Gen Z mulai memilah tugas harian berdasarkan tingkat urgensi untuk menghindari kondisi kewalahan. Pembuatan batasan diri ini membantu proses pemulihan fisik dan mental secara optimal.
Membandingkan beban tugas harian dengan deskripsi kerja pada kontrak awal juga terbukti efektif mencegah bahaya burnout. Langkah ini menjaga konsistensi energi harian dibanding memaksakan diri bekerja terus-menerus.
2. Menerapkan Self Reward
Pemberian apresiasi diri atau self reward dilakukan setelah berhasil menyelesaikan target pekerjaan tertentu. Bagi Gen Z, kebiasaan ini berfungsi sebagai mekanisme adaptasi terhadap beban kerja yang tinggi.
Pola ini dipandang sebagai dorongan psikologis yang dapat memicu pelepasan hormon dopamin. Hasilnya, rasa bahagia meningkat dan motivasi kerja tetap terjaga di tengah persaingan ketat.
3. Rutin Olahraga dan Menjaga Pola Makan
Aktivitas fisik ringan seperti stretching, jalan santai, atau yoga dapat merangsang hormon endorfin untuk meredakan tekanan mental. Olahraga memberikan jeda sejenak dari pemicu stres harian.
Selain fisik, asupan makanan juga memegang peranan penting. Studi dalam jurnal Nutrients pada 2024 menunjukkan konsumsi buah dan sayur tinggi serta rendah gula mampu menurunkan kecemasan. Kandungan vitamin C pada buah seperti jeruk, kiwi, dan stroberi berperan aktif melawan stres oksidatif.