Dua Pekerja Filipina Terlibat Perkelahian dengan Pencopet di Italia
Dua pekerja asal Filipina, Mervin Dayagro dan Jordan Tamayo, terlibat perkelahian dengan terduga pencopet di dalam kereta metro Roma, Italia, pada 13 Juli 2026. Aksi konfrontasi yang dipicu provokasi verbal tersebut mendadak viral di media sosial, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Peristiwa bermula saat kedua warga Filipina yang dikenal sebagai konten kreator pemburu pencopet mendapati dua pemuda berusia 18 hingga 20 tahun yang sudah mereka pantau. Situasi memanas akibat serangkaian provokasi di luar stasiun, termasuk aksi tidak senonoh dari salah satu terduga pelaku.
Perselisihan tersebut kemudian berlanjut ke dalam gerbong kereta hingga berujung pada aksi saling pukul. Kedua pekerja Filipina yang telah menetap di Roma selama hampir setahun tersebut mengaku terpaksa melakukan tindakan fisik demi mempertahankan diri.
Dayagro menjelaskan kondisi awal yang memicu perselisihan di stasiun kereta tersebut.
"Mereka tahu siapa saya, jadi hari itu mereka juga ingin merekam kami," kata Dayagro, pekerja Filipina di Italia.
Sebelum insidents perkelahian terjadi, Dayagro dan Tamayo sedang bersama beberapa vlogger asing yang memiliki misi serupa dalam mengedukasi publik terkait maraknya aksi pencopetan di kawasan wisata Roma.
Dayagro juga mengungkapkan alasan utamanya aktif mendokumentasikan para pelaku kejahatan di fasilitas umum.
"Saat itu, yang bisa saya lakukan hanyalah merasa kasihan kepada para korban," kata Dayagro, merujuk pada insiden perampokan dua lansia yang disaksikannya delapan bulan lalu.
Video rekaman kejadian itu mendapat beragam reaksi dari pengguna internet yang mengutuk penghinaan verbal serta tindakan intimidasi tersebut. Meski memicu desakan perlindungan bagi warga negara Filipina di luar negeri, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Italia maupun Filipina.