ITB Luncurkan Platform ICE Microcredential untuk Kesiapan Kerja
Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi meluncurkan platform ICE Microcredential yang memungkinkan mahasiswa dan masyarakat umum mengikuti program sertifikasi untuk meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Program ini melibatkan 10 fakultas dan sekolah di ITB dengan lebih dari 50 program yang dikelompokkan dalam bidang rekayasa dan industri, teknologi informasi dan bisnis, sains dan teknologi dasar, serta arsitektur dan perencanaan, dilansir dari Detikcom.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof Dr Irwan Meilano, ST, MSc, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi sesuai dengan tren rekrutmen berbasis keterampilan.
"Ke depan, keterampilan yang terverifikasi menjadi semakin penting. Bukti kompetensi digital dalam bentuk digital badges mulai menjadi standar yang dibutuhkan industri," ujar Irwan Meilano.
Asisten Direktur Pelaksana Program Ditpro ITB, Dr Dina Dellyana, SFarm, MAB, menambahkan bahwa pengembangan ICE Microcredential menggunakan pendekatan market-pull dengan mengidentifikasi kebutuhan keterampilan di masyarakat dan dunia kerja.
"Ditpro bergerak dengan pendekatan market-pull. Kita melihat kebutuhan pasar: masyarakat ingin belajar hal spesifik, mendapatkan sertifikat yang diakui, dan memiliki SKS terakumulasi tanpa harus berkomitmen pada kuliah panjang bertahun-tahun," ujar Dina Dellyana.
Program ini diselenggarakan secara modular dengan unit pembelajaran berbobot satu SKS. Setelah menyelesaikan pembelajaran dan asesmen, peserta akan memperoleh sertifikat serta digital badge resmi yang terverifikasi ITB dan berlaku selama lima tahun.
Informasi tentang program dan pendaftaran ICE Microcredential ITB dapat diakses melalui laman resmi ICE Microcredential ITB.