Juergen Klopp Siapkan Taktik Gegenpressing untuk Timnas Jerman

Share

Penerapan filosofi gegenpressing dan strategi serangan balik cepat bakal menjadi fokus utama Juergen Klopp usai resmi ditunjuk sebagai juru taktik baru Timnas Jerman pada Jumat, 24 Juli 2026. Mantan pelatih Liverpool tersebut menargetkan pembenahan taktis demi mengembalikan kejayaan Die Mannschaft di panggung internasional.

Langkah ini diambil guna memulihkan reputasi Jerman yang meredup akibat hasil buruk dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun. Klopp berniat memetakan skuad yang sanggup menjalankan strategi tekanan tinggi ini, termasuk memberikan kesempatan bagi para pemain muda.

Gaya permainan menekan saat kehilangan bola ini sebelumnya terbukti sukses membawa prestasi bagi klub-klub yang ditangani Klopp, seperti Borussia Dortmund dan Liverpool sepanjang rentang 2015 hingga 2024.

"Counter-attack akan menjadi isu kunci, formasi yang stabil, filosofi sepakbola yang jelas. Dengan semua ketidakpastian, kami tidak akan bermain man-marking. Namun tim terbaik di Jerman bermain man-marking," kata Klopp, dilansir dari Bild.

Selain itu, Klopp menegaskan komitmennya untuk menerapkan pola empat pemain bertahan dan mengoptimalkan peran pemain di area sayap.

"Tim-tim yang memenangkan turnamen bermain dengan empat pemain di belakang. Kami juga akan melakukan itu. Kami juga akan bermain dengan sayap. Para playmaker generasi sekarang berada di sayap," dia menambahkan.

Pelatih berusia 59 tahun itu menggarisbawahi pentingnya menyajikan permainan berkualitas yang bisa dinikmati para penggemar, meski menyadari bahwa proses pembentukan tim butuh waktu.

"Saya ingin sekali bekerja dengan pemain yang mau bermain sepakbola yang dapat dinikmati semua orang. Kesuksesan tidak selalu datang dengan cepat – kita tahu itu. Saya ingin orang-orang pulang dengan berpikir 'Wow, itu keren!'," ujarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author