Pemerintah Alokasikan Rp1,3 Miliar untuk Revitalisasi SDN Tanggirejo

Share

Pemerintah mengalokasikan bantuan dana sebesar Rp1,3 miliar untuk membiayai perbaikan bangunan SD Negeri Tanggirejo di Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang dimulai sejak Sabtu, 25 Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Proyek pengerjaan perbaikan fisik gedung sekolah dasar yang mengalami kerusakan tersebut ditargetkan dapat selesai secara menyeluruh dalam kurun waktu tiga hingga empat bulan ke depan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti memaparkan rincian alokasi perbaikan fasilitas pendidikan tersebut, termasuk penanganan gedung yang hancur.

"Rencana 3 sampai 4 bulan," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat dihubungi, Minggu (26/7/2026).

Proyek penataan ulang infrastruktur ini mencakup beberapa fasilitas utama tempat belajar mengajar yang sempat runtuh. "Sarana yang akan diperbaiki yakni 3 ruang kelas, toilet 2 ruang, 1 ruang administrasi, 1 ruang perpustakaan," ucap Abdul.

Pemerintah pusat menyalurkan dana bantuan khusus demi menunjang kelancaran proses pengerjaan konstruksi bangunan sekolah tersebut. "Akan diberikan bantuan Rp 1,3 M," imbuh Abdul.

Kondisi atap gedung yang roboh memaksa pihak sekolah membagi jadwal belajar siswa secara bergantian serta memanfaatkan musala sebagai kelas sementara. Kepala SDN Tanggirejo Juwariyah mengapresiasi penanganan cepat dari pemerintah pusat terhadap kondisi bangunan sekolahnya. "Alhamdulillahirobbilalamin, hari ini pembangunan SDN Tanggirejo sudah mulai dilaksanakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran pemerintah yang telah merespons kondisi sekolah kami dengan cepat," ujar Juwariyah dalam keterangannya, Sabtu (25/7).

Pihak sekolah berharap proses rekonstruksi bangunan berjalan lancar agar seluruh murid dapat segera kembali melakukan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang aman dan layak.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author