Klub Liga Inggris Gelar Penghormatan Penghormatan Kevin Keegan
Klub-klub Liga Premier Inggris menyiapkan serangkaian aksi penghormatan mendalam untuk mengenang mendiang legenda sepak bola Kevin Keegan yang meninggal dunia pada usia 75 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker. Puncak seremoni penghormatan dijadwalkan berlangsung pada laga pembuka Liga Premier Inggris musim 2026-2027 saat Newcastle United menjamu Liverpool di Stadion St James' Park pada Minggu, 23 Agustus mendatang. Manajemen Newcastle United mengonfirmasi tengah menjalin komunikasi intensif dengan Liverpool, asosiasi suporter, serta pihak Premier League demi merancang seremoni resmi sebelum laga dimulai.
"Kami akan bekerja sama erat dengan kelompok suporter serta Premier League untuk merancang bentuk penghormatan ini," tulis pernyataan klub Newcastle United dilansir dari Media Indonesia.
Penghormatan khusus juga diberikan dalam laga pra-musim. Para pemain Newcastle United mengenakan ban lengan hitam, menggelar hening cipta sebelum laga persahabatan, hingga menampilkan foto Keegan pada menit ketujuh di layar raksasa stadion saat menghadapi Bayer Leverkusen dan Strasbourg. Langkah penghormatan berupa penggunaan ban lengan hitam dan penayangan gambar di layar stadion juga telah diterapkan skuad Liverpool dalam laga persahabatan pra-musim mereka di Nashville.
Semasa hidupnya, Keegan mencatatkan rekam jejak emas bersama Liverpool periode 1971–1977 dengan mencetak 100 gol dari 323 penampilan serta meraih tiga gelar liga, satu Piala FA, dan satu Piala Eropa. Penghormatan mendalam turut disampaikan mantan rekan setim sekaligus penerus nomor punggung ikoniknya di Liverpool, Sir Kenny Dalglish.
"Kevin adalah salah satu pemain terbaik di generasinya dan mengenakan nomor tujuh ikonik Liverpool dengan sangat istimewa," ujar Dalglish dilansir dari Liputan6. Ia menambahkan bahwa warisan yang ditinggalkan sang sahabat tidak hanya terbatas pada pencapaian luar biasa di dalam lapangan hijau. "Prestasinya di lapangan luar biasa, tetapi dia juga orang yang sangat baik dan seorang gentleman sejati," kata Dalglish.
Dalglish menyampaikan belasungkawa mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan mendiang mantan penyerang timnas Inggris tersebut.
"Sepak bola telah kehilangan salah satu sosok terbaiknya. Beristirahatlah dengan tenang, Kevin. YNWA," kata Dalglish. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) juga mengonfirmasi akan memberikan belasungkawa resmi serta penghormatan khusus saat timnas Inggris bertanding. “Kami akan memberikan penghormatan penuh untuk mengenang Kevin pada pertandingan Inggris melawan Spanyol akhir tahun ini,” tambah Bullingham dilansir dari Suara Surabaya.
Di tingkat akar rumput, kelompok suporter Scunthorpe United, The Iron Trust, turut menggalang dana sebesar 10.000 poundsterling untuk membangun patung peringatan di kota North Lincolnshire demi mengenang tempat awal karier profesional Keegan.
"Anda harus ingat kariernya dimulai di sini," kata David Beverley, Wakil Ketua The Iron Trust dilansir dari Achmadnurhidayat.id. Ia menceritakan perjalanan awal sang legenda yang sempat ditolak beberapa klub sebelum akhirnya dipoles di Scunthorpe United.
"Dia sempat ditolak oleh Coventry City dan Doncaster Rovers sebelum Ron Ashman, yang juga legenda klub, melihat Kevin, merekrutnya, lalu menjualnya ke Liverpool pada tahun 1971," ujar David Beverley. Sejumlah pendukung turut mendatangi Stadion Glanford Park milik Scunthorpe United untuk meletakkan bunga dan memberikan penghormatan terakhir.
"Saya pikir saya datang saja dan mengucapkan selamat tinggal padanya dengan cara terbaik," kata Steven Plumtree, pendukung Scunthorpe United berusia 55 tahun. Para penggemar mengingat sosok Keegan sebagai pribadi yang hangat dan dekat dengan para pendukung dari berbagai generasi. "Dia tetap berkunjung menemui orang-orang," kata Jamie Benson, pendukung Scunthorpe United berusia 28 tahun.
Pendukung muda tersebut menilai kerendahan hati sang legenda menjadi alasan utama ia dicintai publik sepak bola Inggris.
"Dia sangat rendah hati dan tulus, dan saya pikir itulah alasan mengapa begitu banyak orang jatuh cinta padanya," ujar Jamie Benson. Pihak manajemen Newcastle United saat ini tengah berkonsultasi langsung dengan keluarga mendiang terkait rencana pembangunan monumen penghormatan permanen di masa depan.