Hayden Panettiere Ungkap Sisi Gelap Hollywood dalam Memoar Terbaru
Aktris dan penyanyi Hayden Panettiere membagikan perjalanan hidupnya di industri hiburan melalui sebuah memoar terbaru berjudul This Is Me: A Reckoning. Buku yang diluncurkan pada Selasa (19/5) tersebut mengungkap sejumlah pengalaman emosional yang dialaminya saat terjebak dalam sisi gelap Hollywood.
Mantan bintang serial Heroes tersebut, seperti dilansir dari Detikcom, menceritakan dua kejadian mengejutkan yang menimpanya ketika ia masih berusia belasan tahun. Panettiere, yang kini telah menginjak usia 36 tahun, mengenang peristiwa di atas sebuah kapal pesiar mewah sewaktu dirinya berumur 18 tahun.
Ia membeberkan bahwa kala itu seorang temannya, Stella McAmis, memintanya untuk masuk ke dalam tempat tidur bersama seorang penyanyi ternama asal Inggris yang sedang tidak mengenakan busana. Panettiere mengaku merasa sangat terjebak dan tidak berdaya, terlebih karena ia menyadari besarnya pengaruh dan kekuasaan yang dimiliki orang-orang di sekelilingnya saat itu.
Pengalaman tidak menyenangkan lainnya terjadi satu tahun kemudian ketika ia berusia 19 tahun. Saat itu, Panettiere menghadiri sebuah pertemuan intim di apartemen rekannya di Los Angeles yang dirasanya lebih mirip pertemuan rahasia karena didominasi oleh beberapa pria dengan usia yang jauh lebih tua.
Ketika berniat untuk pulang dan meninggalkan tempat tersebut, salah seorang pria yang merupakan aktor pemenang piala Oscar terkenal tampak mengikutinya. Pria itu kemudian menghampirinya sembari melontarkan ucapan tidak senonoh mengenai gumpalan permen di celananya, yang seketika memicu rasa takut pada dirinya.
"Saya melihat ke bawah dan langsung merasa jijik," tulis Panettiere dalam memoarnya.
Panettiere menyaksikan tindakan tidak pantas yang sengaja dilakukan oleh sang pemenang Oscar tersebut. Meski tidak sampai mengalami kekerasan fisik dan berhasil melarikan diri dari apartemen tersebut, insiden itu meninggalkan rasa syok yang mendalam bagi dirinya.
Sebelum rentetan kejadian itu, Hayden Panettiere mengira para pria dewasa di Hollywood selalu bersikap ramah dan menghormatinya. Ia sempat menduga tindakan ganjil tersebut hanyalah sebuah lelucon akibat pengaruh alkohol, namun akhirnya menyadari betapa tidak pantasnya perilaku itu.
Dalam buku memoarnya, Panettiere memilih untuk merahasiakan identitas dari orang-orang yang terlibat di dalam insiden tersebut.
"Karena itu akan terlihat buruk bagi mereka dan orang-orang yang tidak saya sebutkan namanya umumnya adalah orang-orang di industri saya. Mereka adalah orang-orang yang mungkin akan saya temui lagi," jelasnya kepada The Hollywood Reporter.
Langkah ini diambil oleh Panettiere bukan tanpa alasan, melainkan demi keamanan dirinya sendiri serta menghindari konsekuensi hukum di kemudian hari.
"Saya tidak ingin menempatkan diri saya dalam posisi itu. Kejadian itu sudah lama terjadi, tetapi itu untuk melindungi saya dan perusahaan saya dari tuntutan hukum oleh beberapa orang terkenal yang sangat marah," sambungnya.
Buku This Is Me: A Reckoning kini menjadi sarana bagi Hayden Panettiere untuk menuangkan kembali seluruh perjuangan, rasa trauma, serta realitas pahit yang mesti dilewatinya sejak meniti karier di usia muda.