Permindo Minta Jabatan Wakil Menteri Pertanian Diisi Sosok Profesional

Share

Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) mendesak pemerintah agar mengisi kekosongan posisi Wakil Menteri Pertanian dengan figur profesional dari sektor peternakan pada Sabtu (25/7/2026). Permintaan ini dipicu oleh melambungnya biaya pakan dan bibit ayam yang membebankan para peternak. Seperti dilansir dari Detik Finance, peternak kerap mengalami kerugian akibat tingginya harga pakan dan day old chick (DOC) yang tidak sebanding dengan murahnya harga jual ternak di kandang.

Kondisi tersebut memicu lemahnya posisi tawar peternak rakyat saat ini. "Sektor peternakan membutuhkan perhatian yang lebih besar. Persoalan tingginya harga pakan, mahalnya DOC, fluktuasi harga hasil ternak, hingga lemahnya posisi tawar peternak rakyat membutuhkan kebijakan yang tepat dan berbasis kondisi lapangan," ujar Kusnan, Ketua Umum Permindo.

Kusnan menekankan pentingnya membangun tata kelola yang adil serta memperkuat ketahanan pangan nasional demi menjaga keberlanjutan usaha peternak. Sosok pemimpin baru diharapkan memiliki pemahaman mendalam terkait dinamika peternakan dari hulu hingga hilir.

"Kami berharap jabatan Wakil Menteri Pertanian dapat diisi oleh sosok profesional yang mampu menjadi jembatan antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan peternak rakyat. Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh ekosistem peternakan untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan," lanjut Kusnan. Kehadiran pimpinan dari sektor peternakan di Kementerian Pertanian dinilai dapat mempercepat penanganan masalah strategis, termasuk pengendalian penyakit hewan dan stabilisasi harga sarana produksi ternak.

"Peternakan adalah salah satu pilar ketahanan pangan bangsa. Karena itu, kami berharap pemerintah menempatkan figur terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan keberpihakan terhadap kemajuan peternakan nasional," tutup Kusnan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author